Peraturan Baru Motoprix 2016, Kelas 150cc MP1 Dan MP3, 125cc MP2 Dan MP4, Kelas Dibawah Umur Dikejurnaskan Lagi

Kelas bebek 150cc sudah ramai dibalapkan

BalapMotor.Net – Di gelaran seri penutup Motoprix jawa yang berlangsung di Purwokerto akhir pekan lalu (3-4/10) ada beberapa regulasi untuk Motoprix musim depan yang bisa dipastikan berubah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Eddy Horison dari Komisi Balap Motor PP.IMI. Untuk kepastian peraturan-peraturan baru ini tentunya belum resmi karena harus menunggu Rakernas PP IMI yang akan dilangsungkan pada Desember nanti.

Eddy Horison dari Komisi Balap Motor PP IMI
Eddy Horison dari Komisi Balap Motor PP IMI

Perubahan yang pertama adalah perubahan kelas di ajang Motoprix. Seiring dengan berkembangnya motor bebek 150cc yang kini juga ramai dibalapkan, ternyata kabar yang sebelumnya sudah beredar bahwa kelas bebek 150cc akan gantikan kelas 110cc yang akan dihapus benar adanya. Kelas MP1 akan berganti menjadi kelas 150cc seeded. Lalu kelas MP2 adalah 125cc. Untuk pemula juga sama yaitu kelas MP3 akan berganti jadi 150cc dan MP4 125cc.

“Saya menegaskan memang untuk Kejurnas Motorprix tahun depan (2016), maka seeded MP1 akan menjadi 150 cc, sedang MP2nya 125 cc. Begitupun di level pemula, MP3nya 150 cc, sedang MP4nya 125 cc. Pastinya tiap kelas punya aturan teknis yang berbeda. ” tutur Eddy Horison yang aslinya Pekanbaru ini.

SSS Racing

Selain kelas tersebut, seiring dengan ramainya kelas dibawah umur yaitu kelas MP5 dan MP6 yang kelasnya beberapa tahun ini dihapus dari kelas kejurnas, maka di musim 2016 akan dikejurnaskan lagi. ” Kelas MP5 dan MP6 akan kembali kita kejurnaskan lagi. Ini merupakan masukan dari banyak tim peserta. Dan untuk spek mesin sendiri masih sama yaitu MP5 124cc dan MP6 110 cc. Kelas ini merupakan kelas pembinaan jadi kita upayakan lebih efisien. ” terang Eddy Horison.

Kelas MP5 dan MP6 bakal dikejurnaskan lagi
Kelas MP5 dan MP6 bakal dikejurnaskan lagi

Menanggapi akan motor balap injeksi yang saat ini sudah ramai, Eddy Horison mengatakan bahwa belum ada kewajiban injeksi di musim depan.” Untuk injeksi kita belum mewajibkan.” tuturnya. Namun meski demikian, untuk meramaikan motor injeksi di balapan Motoprix, maka akan ada regulasi perbedaan bobot untuk motor injeksi, tentunya motor injeksi bakalan lebih ringan untuk batasan bobotnya. ” Namun untuk injeksi kita akan bedakan batasan bobot minimalnya.” tambah Eddy Horison. Sudah siapkah balap mania semua,  kita tunggu saja. [ luvo ]

GM-helm PARD