Motoprix Seri 1 Sentul : Kejutan Dari Tim Privateer

M. Erfin Firmansyah
GM-helm

BalapMotor.Net – Siapa bilang buat di balapan kejurnas itu hanya tim pabrikan saja yang bisa berada di barisan depan dan jadi jawara. Contohnya di seri 1 Kejurnas Motoprix yang berlangsung di sirkuit Sentul Internasional Karting Circuit ( SIKC ) Bogor 1 Maret 2015. Di kelas pemula MP3-MP6 ada 2 tim privateer yang memberikan perlawanan.

Juffrens dan Bos Pam-Pam
Bos Pam-Pam dan Juffrens

Tim Bos Pam-Pam 217 NHK FDR Creampie Zyrof47 MRT MBKW2 dengan pembalap pemulanya yaitu M. Erfin Firmansyah mampu jadi runner up di kelas MP4 dan ketiga di MP3. Bahkan di kelas MP4 M. Erfin yang tergabung di tim asuhan Juffrenz ini mampu memimpin jalanya race sebelum harus out saat fight.

Tim Zyrof sendiri memang merupakan salah satu dari sekian banyak tim privateer yang ada, namun tim yang kini disupport penuh oleh Adwin Hakim Wali Alhaq atau Bos Pam-Pam asal Papua yang bermarkas di Solo ini memang di tahun 2015 ini ingin naik kelas dari Kejurdaan dan naik ke ajang nasional. Selain mengandalkan M. Erfin, tim ini juga mengandalkan Wibi Sakty untuk turun di kelas seeded, serta Soffan zyrof untuk turun di kejurdan Jatim.

” Kita hanya tim pivateer, targetnya tidak muluk-muluk, jika mendapatkan hasil yang maksimal ya itu merupakan berkah. ” tutur Juffrens sang punggawa dari tim ini.

Wahyu Nugraha
Wahyu Nugraha

Selain tim ini tim Arya 117 Creampie RC3 Kawahara NHK HTJRT Dava juga mampu memberikan perlawanan sengit. Tim asal Wonosari, Gunung Kidul ini dengan pembalap pemula B yaitu Wahyu Nugraha mampu menjadi runner up di kelas MP5 dan MP6. Bahkan Wahyu Nugraha di kelas MP6 mampu meninggalkan lawan-lawanya jauh sekali, namun sayang sekali jump start. Dan di kelas MP5 sebenarnya Wahyu Nugraha juga sempat memimpin,namun kurang beruntung.

Selain mengandalkan Wahyu Nugraha, tim yang berbasis speedshop Arya 117 ini juga mengandalkan 1 pembalap pemula lagi yaitu Tri Agung SP yang diturunkan di kelas pemula MP3 dan MP4.

Wahyu Nugraha Dan Martin CP
Wahyu Nugraha Dan Martin CP

” Tahun ini kita ingin menunjukan bahwa tim privateer juga bisa bertarung di barisan depan. Dan di tim kita juga sangat ingin tim kita ini menjadi tim yang solid seperti tim-tim besar. ” tutur Martin CP sang owner tim yang merupakan pengusaha muda jual beli spare parts dan apparel balap ini. Dan dari kedua tim privateer ini ternyata keduanya mempunyai kesamaan yaitu sama-sama di support penuh oleh produsen knalpot Creampie yang sudah tenar kencangnya.luvo

SSS Racing