Motoprix Aceh 2017: Persaingan Sengit MP1, Erwin Ridwansyah Tampil Sensasional

Motoprix Aceh 2017: Persaingan Sengit MP1, Erwin Ridwansyah Tampil Sensasional
Erwin Ridwansyah

BalapMotor.Net – Putaran kelima Kejurnas Motoprix Region 1 Sumatera berlangsung di Sirkuit Lanud SIM Blang Bintang, Aceh Besar pada (6/8). Drama yang menegangkan tersaji di sirkuit yang total jarak nya 1360 meter. Ada nama Erwin Ridwansyah yang memacu Yamaha MX KING serta andalkan ban IRC Fasti 2 berhasil kunci kelas utama MP1.

Erwin yang memulai start dari grip ketiga sempat tertinggal jauh oleh Renggi Lukmana yang berada di grid terdepan. Namun itu hanya bertahan selama 10 lap. Setelahnya Erwin kerap kali bertukar posisi dengan Renggi, Deri Irfandi, serta Rookie dari Yamaha Yamalube Canasta RBRT NHK IRC ARACER ARYA117 MIMAKI RT yaitu Ilham Fauzan.

Namun berkat kerja keras dan usaha pantang menyerah Erwin berhasil kuasai kelas ini. Podium utama yang luar biasa. Terlebih ia baru saja mengalami patah tulang tangan akibat insiden di MP Bangkinang bulan lalu. Sebuah come back yang sensasional bagi pembalap kelahiran Jabar ini.

Motoprix Aceh 2017: Persaingan Sengit MP1, Erwin Ridwansyah Tampil Sensasional
Erwin Ridwansyah
SSS Racing

“Tak mau tampil slow serta ngepush habis-habisan adalah kuncian saya pada putaran kelima kali ini. Sempat tercecer di posisi yang tak menguntungkan, dan akhirnya saya bisa terus melaju perlahan memperbaiki posisi hingga mendekati renggi dan berhasil overtake hingga akhirnya bisa juara. Terima kasih seluruh tim yang berkerja sama untuk seri kali ini.” Ungkap pembalap andalan Bintang Centula Sumsel.

Tak kalah istimewa dengan Erwin, pembalap tuan rumah dari tim Wirataco RCB UMA PROLINER FDR NHK HDS RT yaitu Agung Febri yang start di grid 13 mampu finish kedua. Juga ada Fedri Efendi yang tergabung bersama pasukan Doraemon Canasta RBRT yang berhasil finish ketiga dengan memulai balapan di posisi 12. Sungguh sebuah persaingan yang luar biasa yang ditunjukan oleh mereka.

“Start di grid 13 membuat saya sedikit tampil maksimal apalagi kita tuan rumah. Pertengahan putaran dari 20 lap yang di lombakan saya terus menekan pembalap di depan. Saya coba main aman dan menahan preasure lain termasuk dari Fedri yang kali ini tampil bagus dan tak menyangka bisa podium kedua di kelas MP1.” Beber Agung Febri di jumpai usai balapan. (A2M)Motoprix Aceh 2017: Persaingan Sengit MP1, Erwin Ridwansyah Tampil Sensasional Motoprix Aceh 2017: Persaingan Sengit MP1, Erwin Ridwansyah Tampil Sensasional

GM-helm PARD