MOTOGP JELANG VALENCIA : PEMBUKTIAN BUAT DONI DAN TOPAN

GM-helm

Balap-Motor.com    Tahun pertama dua pembalap Indonesia turun penuh di ajang balapan kelas dunia Moto2 memang belum membuahkan jadi jawara seri ataupun podium, maklumlah ini kan tahun pertama. Doni Tata Pradita dari Federal Oil Gresini Moto2 dan Rafid Topan Sucipto dari tim QMMF memang lebih banyak tampil di grup paling buncit, tapi dimaklumi aja brosist. Nah seri MotoGP tahun ini tingal menyisakan satu seri lagi yaitu di GP Valencia Spanyol, 10 November 2013, disitulah ajang buat pembuktian mereka berdua agar tetap eksis di kejuaraan dunia.


Doni Tata Pradita, setelah mendapatkan poin pertamanya di GP Australia dua minggu lalu membuat semangat bertandingnya meningkat tajam, sebenarnya tepat setelah GP Misano saat dia digantikan oleh pembalap muda Italy Morbidelli, disaat itulah dia seperti dipecut untuk berprestasi. Setelah mendapatkan poin pertamanya di Australia minggu berikutnya sebenarnya dia juga ada peningkatan namun saat race di Motegi dia tidak finish karena jatuh, sampeyan pasti melihat dilayar kacakemarin waktu pembalap DIY 23 tahun itu terjatuh. Sangat disayangkan memang tapi melihat keseriusan dan kemantapan Doni mungkin saja Fautso Gresini akan mengubah pikiranya dan tetap mempertahankan Doni di Federal Oil Gresini Moto2, apalagi kan penyokong terbesarnya dari Federal Oil Gresini yang notabene perusahaan asli Indonesia dan yang pastinya tetap ingin di tim yang disokongnya tetap menggunakan pembalap Indonesia, bagus.

Fausto Gresini “Saya merasa kasihan Doni karena saya tahu seberapa keras ia bekerja di setiap balapan. Titik di Phillip Island adalah dorongan yang bagus untuk dia tapi mengulangi prestasi yang di sini di Motegi selalu akan menjadi tugas yang sangat sulit. “


Rafid Topan Sucipto, Kalau untuk pembalap yang satu ini tentunya berbeda, dia oleh timnya hanya ditargetkan untuk penyesuaian trek dan juga kuda besi Moto2 untuk tahun ini. Namun semua itu nampaknya berbeda dikarenakan sejak GP Australia terlihat dia bangkit dan mampu untuk fight bersama rivalnya, nah yang lebih mencengangkan tentu saja saat babak kualifikasi GP Motegi minggu lalu, dia mampu menjadi yang tercepat ke-5 dan sempat bertahan lama tercepat ke-2 namun sayang terjatuh. Tentu saja namanya langsung terlihat dan dilirik oleh para pengamat balapan Moto2, jadi soal masa depan Topan Balap-Motor.com bisa mengatakan sangat prospektif, dia masih 18 tahun dan termuda diantara para pembalap Moto2 lainya di tahun ini, meski kemarin hasil racenya kurang bagus dan tidak finish namun Topan tetap mantap.


“Saya sedikit gugup sebelum memulai, tapi aku mencoba untuk bersantai di grid dan saya baik-baik saja ketika lampu padam.Setelah permulaan Namun, aku hampir jatuh karena pengendara lain menabrak saya. Itu sebabnya awal kedua bahkan lebih sulit bagi saya. Tapi aku berhasil lolos dengan baik lagi dan ketika pengendara lain menginjak rem sangat keras tepat di depan saya, saya berhasil melakukan hal yang sama dan mampu mengikuti untuk sementara, yang merasa benar-benar baik. Satu-satunya masalah adalah bahwa ketika kita mencoba untuk menemukan yang terbaik mungkin set-up pagi ini, kami masih tidak memiliki referensi yang tepat dan ketika saya lebih cepat dalam lomba, pengaturan ini tidak sesuai langkah saya dengan pengereman lebih keras dan kemudian entri sudut. Akhirnya saya kehilangan bagian depan masuk ke tikungan pertama, yang mengecewakan. Tetapi semua dalam semua saya senang dengan akhir pekan ini, karena aku lebih kompetitif dan saya belajar banyak. Saya juga memiliki ide yang cukup bagus sekarang bagaimana untuk meningkatkan pengaturan kami untuk lomba berikutnya! ” Ungkap Topan pada press rilis QMMF. DL



SSS Racing