Modifikasi Yamaha R15 Jawara Yamaha Sunday Race 2017 Seri 2 Kelas R15 Pro

Penampilan keren Yamaha R15 juara Yamaha Sunday Race 2017 Putaran kedua kelas R15 Pro

BalapMotor.Net – Penampilan menawan Richard Taroreh dalam gelaran Yamaha Sunday Race 2017 putaran kedua di Sentul, Bogor akhir pekan kemarin (15-16/7) membuat kita tertuju akan korekan dari Yamaha YZF-R15 yang ditungganginya.

Yamaha YZF-R15 dari tim Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci garapan dari Achos Lalang ini mampu membawa Richard Taroreh tercepat di QTT dan jadi juara saat race final kelas R15 Pro. Saat di telusuri penulis, ternyata motor pacuan pembalap yang besar di Papua ini menggunakan spek terbaru.

Modifikasi Yamaha R15 Jawara Yamaha Sunday Race 2017 Seri 2 Kelas R15 Pro
Aksi Richard Taroreh

Jadi Achos Lalang sang mekanik mencoba menggunakan mesin baru yang dirisetnya.Meskipun mengaku masih belum sempurna, namun dengan hasil kemarin tentunya itu sudah cukup maksimal karena tujuan dari semua pembalap dan tim saat balapan adalah menjadi juara.

SSS Racing

“Pada seri kali ini kita menggunakan mesin yang baru. Mesin baru ini menggunakan spek yang berbeda dari sebelumnya. Saya sebenarnya masih merasa kalau mesin ini masih belum sempurna dan masih bisa dikembangkan lagi,” terang Achos Lalang.

Mampu Berkitir Sampai 14.500 RPM

Menurut Achos Lalang, mesin YZF-R15 dari tim yang dikomadoi oleh Subhan Al Ghazali ini sanggup berkitir sampai 14.500 RPM. Padahal sebelumnya hanya bisa berkitir sampai 13.500RPM. Kenaikan 1.000 RPM ini tentunya sangat berpengaruh kepada performa saat dilintasan.

Modifikasi Yamaha R15 Jawara Yamaha Sunday Race 2017 Seri 2 Kelas R15 Pro
Richard Taroreh diapit Achos Lalang (kanan) dan Subhan Al Ghazali

“Kalau power mesin, saat ini pada angka 23,5 HP. Itu diukur dengan dynomit. Jadi mungkin sekitar 30-an jika dengan dynonya Mototech. Kalau RPMnya sudah bisa naik 14.500 dari sebelumnya 13.500. Piston terbukti masih kuat,” ujar Achos Lalang saat berbicara kepad BeritaBalap.Com yang merupakan satu grup dengan portal ini.

Achos juga menambahkan bahwa dirinya mematok durasi camshaft pada angka 273 derajat dimana buka-tutupnya pada angka 55 dan 28 derajat. Selain mesin baru yang begitu spesial, skill dari Richard Taroreh juga tentunya berpengaruh, terutama saat Richard menahan RPM diatas 10.000 saat masuk high speed corner sirkuit Sentul, mantap.

Data Modifikasi : 

Piston                 : SND Racing (57 mm)
Klep                    : SND Racing (23 dan 20 mm)
LIFT KLEP           : 8,5 mm
ECU                    : aRacer
KNALPOT             : SND Racing
FINAL GEAR         : SSS Racing 16-48 (Sentul Besar)
Sok Belakang       : Racing Boy

GM-helm PARD