Mengintip Suasana Latihan di Stadion Mandala Krida, Tempat Lahirnya Para Pembalap Hebat

Mengintip Suasana Latihan di Stadion Mandala Krida, Tempat Lahirnya Para Pembalap Hebat

BalapMotor.Net – Meskipun Yogyakarta tidak mempunyai sirkuit permanen, akan tetapi dari wilayah ini lahir banyak sekali pembalap road race habat. Yogyakarta sendiri hanya mempunyai lapangan parkir stadion yang digunakan sebagai tempat latihan bagi para pembalap di Yogyakarta.

Sejak awal 1990an, Stadion Mandala Krida sudah menjadi tempat latihan serta balap motor. Dari stadion ini lahir banyak sekali nama besar balap motor Indonesia seperti duet kakak beradik Irwan Ardiansyah dan Hendriansyah, lalu ada Bima Aditya, Bima Oktavianus,Dedy Fermadi sampai Doni Tata Pradita yang pernah balap di balap Moto2 atau Galang Hendra merupakan pembalap yang lahir dari parkiran stadion Mandala Krida.

Sempat mengalami pelarangan penggunaan lahan parkir Stadion Mandala Krida untuk latihan balap sejak 2012 lalu, di awal 2017 ini diperbolehkan kembali. Dengan ini di Yogyakarta sendiri kini jadi ada 2 tempat latihan yaitu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan Stadion Mandala Krida. Nah kemarin nih (14/2) , penulis menyempatkan diri untuk mengintip suasana latihan balap di sana.

SSS Racing

“ Banyak sekali pembalap yang lahir dari lapangan parkir ini (Mandala Krida)mas, termasuk juga saya. “ ujar Hendriansyah yang merupakan sang dewa road race ini. “Disini sempat dilarang untuk latihan balap sejak 2012 dan baru diperbolehkan kembali di awal 2017 ini,” tambah Hendriansyah yang sekarang memanfaatkan lapangan parkir ini untuk melatih muridnya di Hendriansyah Racing School (HRS).

Hendriansyah sedang mendorong motor yang ditumpangi muridnya di HRS

Tidak hanya Hendriansyah saja yang menggunakan lapangan parkir Mandala Krida untuk melatih muridnya. Dedy Fermadi dari D45 Racing Academy juga melatih muridnya di lapangan ini. Jadi sama dengan di HRS, latihan di D45 juga berpindah-pindah lokasinya jadi kadang di Stadion Maguwoharjo kadang berpindah di Stadion Mandala Krida ini.

Untuk biaya latihan sendiri untuk satu motornya dikenakan biaya 25 Ribu saja. Jadi hampir sama dengan di parkiran daerah lainya, latihan di parkiran Stadion Mandala Krida juga dihitung per motor setiap latihanya.

Dedy Fermadi

“Kita latihanya selang-seling antara di Maguwo dengan disini mas, Untuk biaya latihanya disini bayar 25 Ribu untuk setiap motornya mas,” ujar Dedy Fermadi yang melatih muridnya bareng dengan HRS ini.

Semoga saja tempat latihan balap seperti ini terus ada di Yogyakarta atau juga di daerah lainya. Syukur-syukur sih dibangun juga sirkuit permanen yang sekarang sedang banyak di “janjikan” oleh pemerintah di berbagai daerah di Indonesia ini. Maju terus Balap MotorIndonesia. | Luvo

GM-helm PARD