Mario Suryo Aji, Bocah 10 Tahun Yang Bikin Geger Tasikmalaya

GM-helm

BalapMotor.Net – Di musim balap 2015, memang muncul beberapa anak kecil yang mampu bikin balapan Motoprix tambah semarak. Meskipun kelas dibawah umur MP5 dan MP6 tidak masuk dalam kelas kejurnas dan poinya tidak dihitung, namun kelas ini tetap semarak dan muncul bibit-bibit belia yang mampu menunjukan kualitasnya.

Mario Suryo Aji
Mario Suryo Aji

Mario Suryo Aji atau Mario S.A, bocah 10 tahun yang masih duduk di kelas 4 SD contohnya, pembalap yang kini tergabung di tim Yamaha Yamalube KYT TDR IRC Trijaya ini di 3 seri awal mampu berada di barisan depan kelas MP5 dan MP6. Puncaknya pada seri 3 Motoprix Jawa yang berlangsung di sirkuit Bukit Peusar, Kota Tasikmalaya bocah bertubuh gempal ini mampu juara di dua kelas tersebut.

Dan di Tasikmalaya kemarin, nih bocah juga sempat terjatuh keras di tikungan S sirkuit Bukit Peusar saat babak kualifikasi, namun tetap lanjut dan dapat time tercepat di MP5. Meskipun malamnya sempat dibawa ke Rumah Sakit, namun saat race day nih bocah mampu tampil maksimal.

Kalau ditilik dari sejarah, nih anak ternyata jebolan Motocross loh. Mario sebelumnya pernah jadi runner up nasional Motocross kelas 50cc pada 2011, lalu jadi juara nasional Motocross dan Powercross di kelas yang sama pada 2012, dan di 2013 berada di posisi ke-3 nasional Motocross di kelas 65cc. Nah mulai akhir 2014 baru ni bocah yang asli dari Magetan, Jawa Timur ini mulai beralih ke balapan aspal.

Digembleng Langsung oleh Hendriansyah Sejak Akhir Tahun Lalu
Digembleng Langsung oleh Hendriansyah

Bersama Hendriansyah Racing School, Mario mulai berlatih dan dimentori langsung oleh Hendriansyah yang dewa road race itu. Mario yang memang mendapatkan bimbingan khusus dari Hendriansyah langsung melejit di seri perdana Motoprix Jawa , dan langsung berada di barisan depan.

” Mario memang saya langsung yang mentorin, dan perkembanganya memang sangat cepat. Dengan basic dia yang dari Motocross tentu sangat bagus, tentu saja dia punya mental dan fisik yang sudah bagus, jadi tinggal di training di aspal saja.” tutur Hendriansyah saat ditemui di kediamanya beberapa waktu yang lalu.

Dengan hadirnya anak dari pasangan H. Hartoto dan Hj. Risworini di ranah road race tentu saja memberikan warna tersendiri. Mario yang berbadan lumayan gendut ini tentu saja bakalan tambah berbahaya jika kurusan sedikit. Semangat dietnya Mario. [ luvo ] foto : Didit

SSS Racing