M. Silmy Helsinky (12 Tahun), Bintang Baru Asal Provinsi Aceh

Yamaha Bpro Racing

BalapMoto.Net – Bagi pembalap pemula, mengasah skill jam dan terbang sangatlah penting. Hal ini lah yang terus akan dilakukan M.Silmy Helsinky. Pembalap belia yang umurnya belum genap 13 tahun asal Provinsi Aceh yang tergabung di tim Helsinky Power.

Berbekal latihan rutin tiap akhir pekan, tentu saja untuk mengasah skill dan kemampuan nya. Silmy harus memperbanyak pengalaman dan mempertajam skill seperti ikuti event di luar Provinsi Aceh, tentu saja sangat berpengaruh untuk mental nya sejak usia dini.

Nah, Perjuangan dari Silmy sendiri itu terbukti dalam gelaran Yamaha Cup Race (YCR) 2018 Region Sumatera putaran I yang di laksanakan di Sirkuit multifungsi IMI Pancing, Medan, akhir pekan kemarin (31/3-1/4). Silmy  yang perpostur mungil ini berhasil menjadi yang tercepat disaat race kelas YCR5 (Moped 150cc STD TU Novice B Mix).

Silmy (Tengah) di apit mekanik dari A2N Racing

Terlihat selama jalannya lomba, aksi pembalap yang baru mencicipi sirkuit Pancing ini tak bisa dipandang sebelah mata. Ia terlihat gesit saat fight dengan Nia Ramadani dan juga Fadli Rigani, dia seolah tak gentar meski kalah pengamalan dari Nia dan Fadli.

Keberhasilan Silmy menjuarai kelas YCR 5 pun tak luput dan seat up motor yang mumpuni dari bengkel A2N Racing Aceh, hingga Silmy kembali merepotkan Nia dan Fadli di kelas YCR6 (Moped 125cc STD TU Novice B Mix). Namun hanya puas di podium ke tiga.

“Tahun ini pengalaman berharga bagi Silmy om, baru pertama kali nya juga balapan di track permanen ,terlebih Nia dan Fadli sangat berpengalaman di Kejurnas, namun syukur bias podium di dua kelas, semoga di seri Aceh nanti bisa juara lagi.” Beber  Silmy yang mengidolakan Valentino Rossi ini .

aksi Silmy Helsinsky

Pembalap yang bernomor start 158 kini pun sudah mulai mengerti sedikit demi sedikit kendala pada motor. Kepercayaan dirinya juga mulai tumbuh, jam terbang memang kendala bagi nya.

Diakui sang mekanik Ade Salman, bahwa gaya balap nya terlihat terus tunjukan kemajuan, dia lebih terlihat agresif di track. Masih banyak yang perlu di benahi agar Silmy bisa berada puncak keemasaan di usianya yang masih sangat muda.

“Saat Qtt (Qualifikasi Time Trial) dia terlihat mulai pede, kala final race Silmy semakin terlihat lebih agresif, Silmy seolah tak gentar meski lawan nya jauh berpengalaman, namun hal ini tak sulit bagi Silmy, adaptasi yang cepat berbuah podium di YCR5 dan YCR6,” tutur Ade salman dari A2N Racing. Terus semangat Silmy, #MariBerprestasi dan #JadilahJuara. | A2M/Luvo

SSS Racing GM-helm