Kejurnas Balap Motor Tasikmalaya : Bukit Peusar Menantang, Pendatang Baru Kuasai Kualifikasi

BalapMotor.Net – Pertama kalinya balap Indonesian Road Racing Championship ( IRRC ) atau yang dulunya bernama Indoprix dihajat di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, tentu saja akan memberikan tantangan baru bagi para pesertanya. Seperti yang sudah di prediksikan BalapMotor.Net sebelumnya, joki pendatang baru bakalan unjuk gigi di seri kali ini.

Nah di babak kualifikasi seri 4 IRRC yang berlangsung sore tadi (19/9) benar saja para pembalap muda yang baru naik kelas dari Motoprix bisa mendominasi. Rheza Danica pembalap dari tim Yamaha Yamalube KYT IRC Trijaya mampu jadi yang tercepat di 2 kelas utama UB110 dan UB125cc. Selain Rheza, Galang Hendra Pratama dari tim Yamaha Yamalube Nissin Tunggal Jaya dan Wilman Hammar dari tim Yamaha Yamalube NHK IRC NIssin NGK Bahtera yang juga baru naik juga mampu berada dibawah Rheza yaitu diposisi ke-2 dan 3 di kelas UB125.

Mletiz, Rheza Danica, Supriyanto Yamaha Indonesia, Anggi Permana dan Rudy Hadinata
Mletiz, Rheza Danica, Supriyanto Yamaha Indonesia, Anggi Permana dan Rudy Hadinata
LENKA MiniGP SSS Racing

Sementara itu Anggi Permana rekan setim Rheza yang merupakan lokal hero yang termasuk senior di kelas Indoprix juga mampu masuk dijajaran para pemula yaitu berada diposisi ke-2 di UB110. Tentu saja Anggi akan jadi lawan yang cukup berat untuk para pendatang baru di race besok, kita tahu sirkuit Bukit Peusar ini kan sudah seperti rumah kedua bagi Anggi, dan Anggi yang merupakan guru olahraga ini tahu betul semua titik sirkuit ini.

” Untuk sirkuit ini kuncinya ada di R4 sampai dengan turunan sebelum R terakhir mas, kalau salah disitu time bisa melorot 0,5 detikan mas. Disitu dibutuhkan kesabaran dan tidak boleh memaksa motor, termasuk juga tidak boleh mengerem dekat yang malah justru membuat time melorot.” tutur Anggi Permana.

Hendriansyah
Hendriansyah

Untuk masalah sirkuit Bukit Peusar yang terlihat sedikit berbenah menyambut hajatan IRRC ini, tentu saja masih ada beberapa kekurangan dimata pembalap.Dan rata-rata pembalap berbicara akan area run off di tikungan terakhir yang terlalu dekat. ” Kalau untuk sirkuit tidak ada masalah mas, termasuk juga saat balap di kelas 150cc, hanya saja di tikungan terakhir run off terlalu dekat mas.” tutur Hendriansyah sang dewa road race yang turun di 3 kelas sekaligus ini.

Selain run off di tikungan terakhir, Galang Hendra dan beberapa pembalap lainya juga mengatakan kalau sirkuit Bukit Peusar terasa bumpy. ” Sirkuit ini sedikit bumpy mas, apalagi di tikungan cepatnya terasa banget. ” tutur Galang Hendra yang juga balap di Asia ini. Namun meski demikian secara overall trek ini oke juga buat menyelenggarakan IRRC. [ luvo ]

Galang Hendra
Galang Hendra
APRILIA GM-helm VND Racing PARD