Kejurnas Balap Motor Seri 1 : Masih Sepi

GM-helm

BalapMotor.Net – Seri perdana Kejurnas Balap Motor Sport 2015 hari ini ( 9/5 ) digelar di sirkuit Internasional Sentul. Balapan yang kini diambil alih oleh PP IMI ini tentu saja jadi banyak bikin pecinta balap di Indonesia penasaran.

Nah ternyata balapan yang kelas utamanya bertitel Kejurnas yaitu kelas supersport 600cc dan Sport 250cc ini masih sepi peserta. Dan balapan seri perdana ini malah bisa dikatakan hampir mirip dengan balapan IRS, hanya berbeda nama dan titelnya Kejurnas saja.

Ibnu Sambodo
Ibnu Sambodo

” Kalau saya sih mau balapan judulnya apalah tetap saja turun, mau itu IRS atau Kejurnas yang penting ada balapan. ” tutur Ibnu Sambodo mekanik dari tim Kawasaki KYT Manual Tech.

Selain kelas yang dikejurnaskan tersebut, di balapan kali ini juga dibuka kelas-kelas lainya seperti kelas Sport 150cc, Bebek 130 dan Bebek 115, lalu kelas OMR CBR250 dan OMR CBR 150. Nah ditengah sepinya balapan ini, ternyata diikuti oleh 3 pabrikan di Indonesia yaitu Honda, Kawasaki dan Yamaha yang mengirimkan tim terbaiknya di ajang ini.

” Untuk balapan ini sih belum ramai, namun semoga saja kedepanya bisa ramai mas. ” tutur Slamet Suroto selaku manajer dari tim Astra Motor RT Jogjakarta.

Slamet Suroto
Slamet Suroto

Pabrikan Yamaha menerjunkan tim Yamaha HRP ( Hendriansyah ), Yamaha Ardian ( Irwan Ardiansyah ), Tim Yamaha Bahtera ( Willy Hammer dan Sulung Giwa ), tim Yamaha SND ( Tamy Pratama ) serta tim Yamaha RPM dengan pembalap Fitriansyah Kete di kelas kejurnas sport 250.

Sementara itu pabrikan Honda lebih fokus di kelas Supersport 600cc dengan menurunkan Gerry Salim, Andi Gilang, M Fadli dari Astra Honda Motor ( AHM ) RT serta Aditya Pangestu dan Sudharmono dari ART.

Supriyanto Yamaha Indonesia
Supriyanto Yamaha Indonesia

Yamaha dan Honda tentu saja mempunyai alasan kenapa mereka memilih untuk lebih fokus di kelas tersebut karena banyak alasan. Seperti Yamaha misalnya, Supriyanto selaku manajer Motorrsport dari Yamaha Indonesia yang juga membeberkan alasanya.

” Kalau kita sih untuk alasan tidak turun di kelas sport 150 karena kelas tersebut bukan kelas kejurnas, dan kalau dikejurnasin kita akan berfikir lebih untuk ikutan.” tutur Supriyanto. Nah untuk Honda sendiri beralasan bahwa dari awal tahun mereka memang fokus di kelas Sport 150, jadi untuk yang 250 belum ikutan. ( luvo )

SSS Racing