Kejurda Jabar Seri 1 Majalengka: Perubahan Regulasi, Gengsi Kejurda Kembali Naik!

Kejurda Jabar Seri 1 Majalengka: Perubahan Regulasi, Gengsi Kejurda Kembali Naik!
Kejurda Balap Motor IMI Jabar 2019
GM-helm

BalapMotor.Net – Kejuaraan Daerah Balap Motor Jawa Barat 2019 sudah dimulai, event yang dihajat langsung oleh IMI Jabar & Noname Indonesia, juga didukung penuh oleh Super Adventure di sirkuit Cibatu Majalengka akhir pekan kemarin (27/07) ini menjadi ajang pembuka.

Kejuaraan yang dua tahun kebelakang kurang diminati, namun pada tahun 2019 gengsi event ini kembali naik. Apa penyebabnya?

Penyebab naiknya gengsi pada kejurda Jabar ini yaitu regulasi yang kembali di rubah, jika beberapa tahun kebelakang diharuskan menggunakan mesin injeksi, namun pada tahun ini regulasi tersebut dihapus & diganti menjadi mesin mix (injeksi & karbu).

Sontak saja dengan keluarnya regulasi ini para pemilik motor karbu yang sudah menggudangkan motor kesayangannya kembali membangkitkan dari kuburnya. Kontan saja tercatat sebanyak 337 starter bertarung di sirkuit kebanggaan warga Majalengka ini.

“Untuk tahun ini kita merubah regulasi, dari hanya mesin injeksi menjadi mix, tentu saja alasannya untuk menghidupkan kembali kejurda yang sempat sepi. Karena mesin injeksi ini penyebaran teknologinya belum merata, jadi untuk tim kecil jelas menjadi suatu kendala. Efeknya tentu saja pembalap yang harusnya berpotensi, akhirnya tidak bisa menunjukkan bakatnya. Selain itu, sayang juga kan mesin karbu yang dulunya sudah dibangun dengan susah payah hanya menjadi penghuni gudang.” Ungkap Irvan Octavian Kabid roda dua IMI Jabar.

Irvan Octavian Kabid roda dua IMI Jabar.

Memang mesin karbu ini sempat menjadi primadona & menjadi suatu gengsi tersendiri bagi tim mau pun bengkel sampai keluarnya aturan wajib menggunakan mesin injeksi. Akhirnya kebanyakan motor karbu ini hanya menjadi penunggu bengkel, kalau pun bisa balapan hanya untuk club event saja.

Meski pun sama-sama mengeluarkan biaya yang sama mahal untuk kedua jenis mesin tersebut, namun pemerataan untuk melakukan set up mesin injeksi belum merata. Selain peralatan yang jauh berbeda, pengetahuan mesin injeksi ini bagi para mekanik pun belum tersebar luas, ujungnya kelas bebek ini pun sepi untuk level kejurda.

So, dengan berlakunya aturan baru ini, bisa lebih meningkatkan gengsi dari kejurda, juga bisa munculnya bibit-bibit baru yang bisa berprestasi pada ajang yang lebih tinggi. | Nuadjah 

SSS Racing