Jelang Motocross Ciamis: Persaingan Sengit di Setiap Kelas, Dari Senior Hingga Junior

Indiel Series Putaran 3 Buka Kelas MX2 Open, Yuk Merapat Untuk Persiapan Kualifikasi PON 2020

BalapMotor.Net – Akhir pekan ini, Kejurnas Motocross akan kembali hadir (5-6/8). Bertempat di sirkuit Gapuraning Rahayu, Ciamis, Jabar dipastikan persaingan sengit akan tersaji di setiap kelasnya. Dari level crosser senior, junior hingga anak-anak akan berusaha menjadi yang terbaik demi mengumpulkan poin terbanyak.

Event akhir pekan nanti merupakan putaran kelima. Perebutan poin klasemen di setiap kelas kejurnas tentu akan menjadi bumbu pertempuran keras yang akan ditunjukan crosser terbaik dari seluruh penjuru negeri.

Seperti pada kelas ‘Raja’ MX2. Di kelas ini pemimpin klasemen tiap seri terpantau selalu berubah. Seperti setelah seri 3 di Solo, Jateng, Hilman Maksum (Rookie) mampu menjadi pemimpin klasemen. Namun setelah seri 4 Purbalingga, kini giliran Aldi Lazaroni yang bertengger di pucuk klasemen.Jelang Motocross Ciamis: Persaingan Sengit di Setiap Kelas, Dari Senior Hingga Junior

SSS Racing

Tak jauh beda juga di kelas junior SE 85cc. Ini kelasnya anak SMP, namun aksi mereka juga tak kalah memukau dengan seniornya. Di kelas ini bocah asal Lombok masih bertengger sebagai kapolista. Ia adalah Nakami Vidi Nakarim. Namun Naka panggilan akrabnya tak bisa santai begitu saja, di bawahnya ada Nuzul Ramzidan (Lampung) yang bertekad merebut poin sebanyak-banyaknya di Ciamis nanti.

Nah, kita ke bawah lagi yakni di kelas anak SD SE65cc. Di kelas ini ada nama Dheyo Wahyu yang masih menjadi crosser cilik terbaik. Namun, dari dua seri sebelumnya justru penampilannya kerap kali kurang beruntung. Ia Dheyo selalu terjatuh, meskipun masih bisa mengejar dan finis di podium. Justru penampilan gemilang di tunjukan I Kadeh Oca (Bali). Diprediksi, persaingan keduannya akan kembali tersaji di Ciamis nanti.

“Persaingan seru dan menarik di setiap kelas saya kira akan tersaji. Apa lagi sudah memasuki pertengah seri, perebutan poin dipastikan akan begitu ketat.” Ujar Arif Budi, dari Biro Motocross Pengprof IMI Yogyakarta.

[ Yugo ]

GM-helm PARD