Jelang Indoclub Semarang 2018: Seri Kedua Ervantona Siap Geber RX-King Predator

Jelang Indoclub Semarang 2018: Seri Kedua Ervantona Siap Geber RX-King Predator
RX-King Predator andalan Ervantona di Mijen besok

BalapMotor.Net – Ervantona jadi salah satu wakil pebalap Jawa Tengah yang ikut serta dalam putaran perdana Indoclub Championship 2018 yang berlangsung di sirkuit Sentul Karting Bogor (25/3).

Waktu itu ia hanya turun di 2 kelas saja, yakni Underbone Super Pro 125cc dan bebek 2T STD 125cc. Hasilnya bisa dibilang kurang memuaskan, karena ia hanya sanggup podium 2 di kelas bebek 125cc standart.

LENKA MiniGP SSS Racing

Padahal Tona yang tergabung bersama tim AIRA Akay Jaya D2T mendominasi di kelas underbone dengan menjadi yang tercepat di QTT. Dan saat race pun ia mampu memimpin hingga separuh balapan, sebelum nasib naas ia alami lantaran mengalami slide dan terjatuh.

Jelang Indoclub Semarang 2018: Seri Kedua Ervantona Siap Geber RX-King Predator
Aksi Ervantona di Seri 1 Indoclub, Sentul Karting kelas underbone sebelum terjatuh

Nah, jelang putaran kedua yang akan berlangsung di sirkuit Mijen, Semarang akhir pekan ini (5-6/5), Tona berhasrat tampil lebih baik. Saat penulis berkomunikasi dengannya, bahkan ia mengaku siap tampil di 3 kelas sekaligus, yakni bebek 2T STD 125cc, Rx-King Super Pro 140cc dan Underbone Super Pro 125cc.

“Seri 2 insyallah siap tampil 3 kelas, tambah RX-King pribadi mas, punya anak-anak dari club Predator. Belum coba dan rencana mau setting hari Jumat sekalian di Mijen. Kalau Underbone dan bebek standar tetap bawa punya AIRA D2T,” ujar Ervantona.

Khusus ajang road race di wilayah Jateng Tona memang kerap mendominasi di 3 kelas tersebut. Tak perlu diragukan lagi kapasitasnya, karena buktinya memang sudah banyak. Namun khusus kelas RX-King Tona sendiri mengaku hanya ikut meramaikan, karena motor yang akan ia pakai hanya RX-King milik anak-anak club.

Jelang Indoclub Semarang 2018: Seri Kedua Ervantona Siap Geber RX-King Predator
Underbone 2 Tak dan bebek standar AIRA Akai Jaya D2T

Menariknya pada putaran kedua di Semarang ini hampir seluruh pebalap belum pernah mencoba sirkuit Mijen. Termasuk Ervantona dan rider-rider dari Jawa Tengah. Jadi kesempatan akan terus berimbang karena pebalap harus mencari settingan dan adaptasi sirkuit dari awal.

“Sirkuit baru harus adaptasi dari awal. Hampir seluruh pebalap belum mencoba, termasuk saya. Jadi harus benar-benar fokus dari awal latihan sehingga bisa lebih maksimal saat QTT maupun saat race,” lanjut Tona yang pastinya tidak diuntungkan meskipun sebagai pebalap Jawa Tengah.

So, mampukah Ervantona raih hasil maksimal di Indoclub Championship 2018 putaran 2 sirkuit Mijen, Semarang? Tunggu hasilnya pada 5-6 Mei 2018, kalau tidak bisa hadir bisa pantengin terus balapmotor.net ya… | Yugo

GM-helm VND Racing PARD