Jadi “Rising Star” Di Oneprix 2022, Ternyata Awalnya Lucky Kaddi Hanya Target Adaptasi

Lucky Hendriansya atau yang lebih dikenal dengan nama Lucky Kaddi

BalapMotor.Net – Dengan torehan double winner di ronde 4 Oneprix Indonesia Motoprix Championship (IMC) 2022 di Semarang (17-18/10), Lucky Hendriansya kini menjadi rider yang bisa memperjuangkan gelar juara Nasional Expert musim ini.

Rider yang lebih dikenal dengan nama Lucky Kaddi ini kini menduduki posisi kedua klasemen sementara dan hanya terpaut 33 poin dari 2 race tersisa pada ronde final di Tasikmalaya 26-27 November nanti.

LENKA MiniGP SSS Racing

Memang, dengan gap poin segitu, memang cukup sulit untuk Lucky mengejar Rere yang memimpin klasemen. Tetapi, namanya juga balap, semua bisa terjadi.

Nah, kali ini penulis akan membahas dari segi Lucky Kaddi yang mampu menjadi salah satu top rider Oneprix di musim perdananya. Bocah asli Sidrap, Sulsel yang bernaung dibawah naungan tim asli Sidrap yaitu RMS Racing Team ini awalnya sebenarnya tidak terlalu diunggulkan.

Tetapi, Lucky berhasil menunjukan konsistensinya dengan selalu meraih podium sejak ronde 2 di Tasikmalaya. Akhirnya membawa Lucky menduduki klasemen kedua dan menjadi rider yang juga berpeluang jadi juara umum.

Ternyata, awalnya Lucky tidak mempunyai target bisa menjadi seperti saat ini di Oneprix. “Awal tahun sih cuman berpikir mungkin tahun ini adaptasi saja dulu, mungkin tahun berikutnya baru bisa bersaing dengan rombongan depan. Tapi nggak nyangka juga bisa lima kali podium,” ungkap Lucky Kaddi.

Nah, yang membuat rasa percaya diri Lucky Kaddi semakin tinggi ternyata adalah dimana di Tasikmalaya (RD2) Lucky berhasil naik podium. “Podium di Tasik yang membuat saya semakin semangat dan percaya diri,” tambah Lucky.

Tambahan informasi nih, Lucky Kaddi sendiri menunggangi Yamaha MX-King garapan engine builder Racetech Performance Jakarta. Musim 2022 juga menjadi musim pertama Lucky tarung di Oneprix dan menunggangi pacuan non pabrikan Honda di Kejurnas. (***)

Lucky Kaddi
Lucky Kaddi saat memimpin di akhir balapan

 

GM-helm VND Racing PARD