Inilah Kelanjutan Karir Para Jawara SIC Season 2

Balapmotor.net – Endro  Nugroho selaku Deputy Division Head Sales & Marketing Suzuki R2 angkat bicara mengenai nasib para pembalap setelah Grand Final Suzuki Indonesia Challenge (SIC) season 2 (20/12) di Sirkuit Sentul, Bogor. Endro memberi tau bocoran bagaimana nasib pembalap di dua kelas yang diadakan Suzuki.

Endro Nugroho
Endro Nugroho selaku Deputy Division Head Sales & Marketing Suzuki R2

Ajang SIC menyaring pembalap pembalap dari dua kelas diantaranya kelas Satria 155 cc dan kelas Young Star. Pada kelas 155 pembalap menggunakan motor Satria FU dan kelas Young Star menggunakan motor Satria 115cc. Untuk mewakili Indonesia, hanya jawara di kelas 155 saja yang bisa melaju ke Suzuki Asean Challenge (SAC). Namun jangan khawatir, nasib para pembalap dari Young Star tidak sampai disini saja. Namun ada hadiah untuk pembalap muda dibawah 14 tahun.

“ Dari kelas 155 atau Satria nantikan akan berangkat ke SAC untuk balap di kancah Internasional. Nanti dia akan balapan di asia. Kalau kelas jawara Yong Star akan naik ke kelas 155. Tapi mereka juga akan di ajak ke Asia untuk menonton disana,” ujar Hendro saat ditemui langsung Balapmotor.net

SSS Racing

Endro Nugroho juga melanjutkan,” Ikutnya para pembalap Young Star agar mereka tau, bagaimana aksi para pembalap di kelas Asia dan bagaimana atmosfer balap di tingkat Asia,”

Namun , Endro belum tau keputusan bagaimana system penyaringan pembalap yang akan menuju kancah Internasional. Bila tahun lalu, juara satu dua dan tiga akan menuju SAC. Bila tahun ini Endro belum tau keputusan selanjutnya untuk yang akan melaju ke kancah Internasional.

“ Kita belum tau yang juara atau bagaimana yang akan melaju. Atau nanti juara satu sampai lima kita loloskan nanti kita seleksi lagi. Atau nanti kita akan ada penilaian. Kita bukan hanya cari yang tercepat, tapi skill karena nanti mereka bawa motor 600 cc. Nanti dinilai oleh pengamat dan panitia, salah satunya Nobuatsu Aoki selaku Official Test Rider Team Suzuki MotoGP,” tutup Endro [ Dewa]

GM-helm PARD