IDC 2017 Purbalingga (Penyisihan): Dwi Batank Sikat Matic, Gerry Percil Amankan Bebek 200

Final IDC 2017: Tinggal Selangkah Lagi Gery Precil Akan Wujudkan Mimpi Indahnya
Gery Setyawan (MAC23)

BalapMotor.Net – Dalam babak penyisihan ketiga, yakni Matic TU 200cc berhasil diraih Juara Nasional Drag Bike 2016. Yupz, Dwi Batank dengan bendera Kawahara Trijaya Pells sukses sikat kelas ini dengan catatan waktu 7.698 detik.

Licinnya sirkuit Banjaran Sari memang cukup menyulitkan dragster untuk mencetak waktu terbaik. Dwi Batank sendiri mampu tercepat di kelas matic 200 namun harus gigit jari didua kelas sebelumnya. Ninja TU dan Bebek 4T 130 ia gagal melangkah ke partai final.

LENKA MiniGP SSS Racing

Posisi ke-2 berhasil diraih Mio garapan Popo dari Wahana Baru lewat eksekutor Hendra Kecil. Tentu akan menjadi persaingan sengit di partai final antara Mio Kawahara Trijaya Pells dan Mio Wahana Baru. Namun jangan lupakan juga Dafi Mini (Putra Tunggal Manahadap) yang sukses raih posisi 3 tercepat.

Bebek 4T TU 200cc

Di kelas yang biasa di sebut raja 4 Tak drag bike dalam partai penyisihan menempatkan Garry Setiawan alias Gerry Percil. Rookie andalan Mac23 berhasil torehkan waktu 7.250 detik, unggul dari Ivan Bangun (RS3 SJP33 Modal Nekad) dengan waktu 7.270 detik.

FU garapan K-Cil Madiun memang sudah diprediksi akan sulit untuk disaingi. Terlebih ia telah membuktikan sukses antarkan Gerry Percil sebagai pemimpin sementara Kawahara IRC IDC 2017. Di posisi ke-2 ada pemula asal Boyolali yakni Lintang Kumara. Ia torehkan waktu 7.282 detik dengan FU AMS Racing Start Icons JRM Jkt.

Hal mengejutkan justru tumbangnya FU 200 Abakura Ditra Jaya. Dimas Bangkit dan Kiki Codet hanya mampu menempati posisi 17 dan 18 di babak penyisihan. Dengan ini, FU Abakura harus rela menjadi penonton di partai final nanti.

Wow, siapa raja FU 200 di putaran 4 Purbalingga ini?

(Yugo)

GM-helm VND Racing PARD