Hasil Maksimal di MP Bengkulu, Honda Menara Agung Bethar Siap Mengancam

Hasil Maksimal di MP Bengkulu, Honda Menara Agung Bethar Siap Mengancam
Hasil Maksimal di MP Bengkulu, Honda Menara Agung Bethar Siap Mengancam

BalapMotor.Net – Berbicara mengenai penampilan tim pabrikan Honda di seri perdana Kejurnas Motoprix Region 1 Sumatera di Bengkulu (11-12/3), tim Honda Menara Agung Bethar CLD IRC NHK nampaknya bisa dikatakan menjadi tim Honda yang mampu tampil maksimal. Tiga pembalap dari tim asal Padang, Sumatera Barat ini mampu meraih hasil yang cukup maksimal.

Tofani Wijaya pembalap pemula dari tim ini mampu menjadi juara perdana di kelas baru MP3 yang kini berganti spek menjadi 150cc TU Pemula. Tentunya Tofani wijaya jadi juara MP3 150cc untuk pertama kalinya di Indonesia mengingat MP Bengkulu merupakan seri MP perdana di Indonesia.

Hasil Maksimal di MP Bengkulu, Honda Menara Agung Bethar Siap Mengancam
Tofani Wijaya saat beraksi di MP Bengkulu

Lalu, pembalap pemula B dari tim ini yaitu Isma Ramadano juga mampu memenangi kelas MP5 (150cc STD Pemula B) di seri perdana ini. Isma Ramadano sendiri bisa dibilang merupakan salah satu bibit unggul dari Sumatera Barat. Usianya masih 13 tahun, meski baru balap di pertengahan tahun 2016 lalu, namun dirinya sudah menunjukan hasil yang maksimal.

SSS Racing

Sementara itu, pembalap seeded dari tim ini yaitu Hafid JW juga mampu naik podium kedua di kelas MP2 dan berada di posisi ke-5 di kelas MP1. Hafid sendiri merupakan pembalap baru di tim ini. Hafid merupakan pembalap asli Sulawesi yang di beberapa musim ini balap di Jawa sebelum hijrah ke Sumatera dan membela tim dibawah asuhan Ketua Pengprov IMI Sumatera Barat yaitu Irwan Afriadi.

Isma Ramadano juara 1 di kelas MP5 MP Bengkulu

Hasil ini tentunya merupakan hasil yang sangat maksimal bagi tim yang dikomandoi oleh Sukra Tsuhasa yang juga merupakan sang mekanik dari tim ini. Solidnya seluruh kru tim juga sangat berpengaruh akan hasil yang cukup maksimal ini. Karena di dalam balapan saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh skill pembalap dan mesin bagus saja. Kekompakan dan kesolidan tim juga sangat berpengarahuh.

“ Ini merupakan hasil yang cukup maksimal di awal seri. Semua pembalap kami memberikan yang terbaik bagi tim. Hasil ini akan kita jadikan penyemangat untuk seri-seri selanjutnya,” ujar Sukra Tsuhasa sang mekanik yang asli Padang, Sumatera Barat ini.

Hafid JW (27) saat beraksi di MP2

Apakah tim Honda Menara Agung Bethar CLD IRC NHK akan terus menjadi ancaman untuk tim-tim lainya di Motoprix Sumatera di 2017?, kita tunggu saja deh kelanjutanya. Jangan lupa terus update berita balap motor hanya di BalapMotor.Net yah. | Luvo

GM-helm PARD