Gunakan Mesin Cadangan, Topan Pecahkan Rekor Sport 150cc Kejurnas IRS Saat QTT

Gunakan Mesin Cadangan, Topan Pecahkan Rekor Sport 150cc Kejurnas IRS Saat QTT
Rafid Topan Sucipto saat QTT

 

BalapMotor.Net – Saat jalannya babak kualifikasi (QTT) Kejurnas IRS 2017 Putaran Kedua (20/5), Rafid Topan Sucipto, pembalap dari tim Yamaha Yamalube IRC KYT Syafina mampu menjadi yang trecepat. Tidak hanya menjadi yang tercepat, pembalap asal DKI Jakarta yang pernah balap di Moto2 pada musim 2013 ini juga mampu memecahkan rekor time sirkuit Sentul di kelas sport 150cc Kejurnas IRS.

Topan mampu mencetak best time 1 menit 49.367 detik di sirkuit sepanjang 3,980 meter ini. Tentunya time yang diceyatak oleh Topan ini mampu memecahkan rekor time sebelumnya. Rekor pada sport 150 Kejurnas IRS sendiri sebelumnya diraih oleh Syahrul Amin dari tim Yamaha Yamalube NHK IRC DID Nissin NGK Bahtera pada Kejurnas IRS tahun lalu (5/11). Syahrul Amin waktu itu merupakan pembalap pencetak time dibawah 1 menit 50 detik, yaitu 1 menit 49,589 detik.

SSS Racing

Ternyata nih, saat ditelusuri oleh penulis, ternyata Topan menggunakan mesin spare alias cadangan. Ini dikarenakan mesin Yamaha R15 jebol saat dipakai latihan hari jumat kemarin (19/5).Namun meskipun menggunakan mesin cadangan, mesin R15 yang digunakan Topan sudah berbeda spek dibandingkan sebelumnya.

Gunakan Mesin Cadangan, Topan Pecahkan Rekor Sport 150cc Kejurnas IRS Saat QTT
Rafid Topan

” Kali ini Topan menggunakan mesin cadangan, ini karena kemarin mesinnya jebol saat dipakai latihan. Untuk mesin spare kali ini menggunakan klep yang lebih besar, jika sebelumnya 23/20, kali ini 24/21 dan ternyata bisa lebih cepat,” ujar Widya Krida Laksana alias Gendut sang mekanik.

Karena menggunakan mesin cadangan yang baru, ternyata membuat Topan harus running mesin dahulu. Makanya Topan hanya ngegaspol satu putaran saja, selebihnya Topan hanya berusaha running saja. Dari data hasil yang diterima penulis, Topan mampu mencetak best time pada lap kedua, dari total 9 lap yang dia tempuh saat QTT.

” Saya hanya ngegas satu lap saja mas, selebihnya hanya running mesin saja. Ini karena saya masih menggunakan mesin baru,” ungkap Rafid Topan Sucipto.| Luvo

GM-helm PARD