Gengsi Oneprix Semakin Tinggi, Tim-Tim Sudah Testing di Bukit Peusar Meski Balap Masih Lama

M Faerozi saat testing di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya | foto : Irsan Nurhadian

BalapMotor.Net – Ronde kedua Oneprix 2022 direncanakan bakal digelar di sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya pada 23-24 Juli 2022. Meskipun masih lama, tetapi tim-tim dan pembalap sudah datang ke Tasik dan melakukan sesi testing.

Jika kemarin pasukan ART Yogyakarta sudah menyelesaikan sesi testing selama tiga hari, kini beberapa tim lain juga melakukan sesi testing. Sebut saja pasukan Racetech yang membackup beberapa tim balap. Lalu pasukan Yamaha Cargloss SJCRT RRS, Yamaha Ziear juga sudah hadir dengan rider Alfi Husni.

LENKA MiniGP SSS Racing

Belum lagi para pembalap cilik yang ternyata juga sudah hadir seperti para murid dari Doni Racing School (DRS35). GDT Racing pada hari ini juga sudah berada di Tasikmalaya, pastinya bakalan semakin ramai setelah Hari Raya Idul Adha gaes.”Benar-benar gengsinya semakin tinggi mas,” ungkap Rudy Trijaya menanggapi fenomena ini.

Dicky Ersa Jacksa saat testing di Tasikmalaya | Foto : Irsan Nurhadian

Mereka melakukan sesi testing tersebut tentunya guna mendapatkan hasil yang terbaik pada balapan pada ronde kedua Oneprix. Perlu diketahui juga bahwa sirkuit Bukit Peusar bukanlah sirkuit yang gampang untuk ditaklukan.

Selain adanya cukup banyak tikungan yang bervariatif, konturnya juga naik turun. Saat ini sendiri, sirkuit ini juga sudah dilakukan aspal ulang dan ada beberapa titik bumpy yang harus dihafalkan oleh pembalap peserta.

Nelson Cairoli dan Chessy Meilandri ( H Putra 969) juga sudah testing | foto : Irsan Nurhadian

Sirkuit yang terletak 15 menitan dari pusat Kota Tasikmalaya ini sendiri terakhir digunakan Oneprix pada 2019 atau sudah hampir 3 tahun lamanya. Dengan pengembangan pada motor serta perubahan aspal sirkuit, tentunya memang harus dilakukan latihan yang lebih lama.

Mengenai tim-tim yang sudah testing jauh-jauh hari sendiri sebenarnya ada nilai negatifnya. Hal ini membuat balapan jadi kurang “adil”. Yang bisa melakukan persiapan jauh-jauh hari tentunya adalah tim dengan budget besar, lalu bagaimana dengan tim dengan budget pas-pasan?

APRILIA GM-helm VND Racing PARD