Gebrakan Pembalap Lulusan Jawa Di Seri Perdana Motoprix Sumatera

BalapMotor.Net – Di ajang seri perdana Motoprix region 1 atau Motoprix Sumatra yang berlangsung akhir pekan lalu di sirkut STQ Bengkulu ( 7-8/3 ), gelarang yang merupakan ajang balap dengan tahta paling tinggi di Sumatra ini ternyata banyak diikuti oleh para pembalap lulusan Jawa.

Dan ternyata para pembalap lulusan dari Jawa tersebut mampu bikin persaingan di Motoprix Sumatra semakkin panas.Sebut saja Tedy Permana yang dulu juga sempat jadi jawara region Sumatra, lalu ada Tony Rahmawan asal Purbalingga yang kedatanganya di sumatra 2 tahun lalu bikin geger, Maresholandi, Riko Pranata, dan Dedi Saputra yang merupakan asli Tanjung Pinang nanmun tahun lalu membalap di Jawa dan di kelas pemula ada Rifky M Fauzi asal Bandung.

Dedi Saputra Jawara MP2, Kedua Di MP1, Asli Tj. Pinang Tapi Lulusan Jawa
Dedi Saputra Jawara MP2, Kedua Di MP1, Asli Tj. Pinang Tapi Lulusan Jawa
SSS Racing

Mereka ini tidak hanya asal membalap di Sumatera, namun mereka mampu mendominasi balapan di Motoprix region 1 sumatera cek hasil seri 1 di Bengkulu deh kalau tidak percaya. Tedi Permana yang kini tergabung di tim Honda brotherhood NHK SSS RT Medan mampu mendominasi jalanya QTT dan dobel pole posisi. Lanjut di race Tedi Permana juga sempat lama di depan namun mesin trouble di MP1 dan di MP2 fisik yang kendor.

Tedi Permana, Lama Tidak Di Depan Fisik Drop
Tedi Permana, Lama Tidak Di Depan Fisik Drop

” Fisik ngedrop mas, bukan karena apa, namun ya karena sudah lama sekali saya tidak berada di barisan depan, dan saat didepan fisik saya yang terkoyak. ” tutur Tedi Permana yang asli Karawang.

Sementara itu Dedi Saputra yang tergabung di tim Honda Capella Bulang Linggi KYT asal Tanjung Pinang juga tampil sangat spektakuler, Dedi Saputra yang juga asli Tanjung Pinang ini mampu runner up di MP1 dan jawara di kelas MP2. Dedi Saputra dengan ini juga mampu membawa timnya yang merupakan tim privater mampu menggebrak dominasi pabrikan.

Nah untuk Marsholandi dan yang lainya, sepertinya masih memerlukan penyesuaian. Maklum saja balapan di seri perdana ini mereka masih kaget dengan kondisi lintasan yang jarang ada di Motoprix Jawa.

” Di seri perdana ini saya masih penyesuaian mas, masih belum bisa berbuat banyak, udah lama ga nemun tikungan tusuk konde yang sempit seperti ini di Jawa jadi. ” tutur Marsholandi pembalap dari tim Honda Dracula KYT yang juga diiyakan oleh Rifky M Fauzi yang tergabung di tim Honda Kita-Kita Kawahara Bonaharto NHK KYB AHRS Medan.

Tedi Permana Sebelum Disusul Dedi Saputra
Tedi Permana Sebelum Disusul Dedi Saputra

Buat seri kedua di yang akan berangsung di Padang pada bulan depan, apakah para pembalap ini masih mampu mendominasi, atau para pembalap senior lokal seperti Juara Nasional MP1, MP2 tahun lalu Firman Farera, Ivon Nanda, Becky NR, dan yang lainya mampu mendobrak dominasi mereka, kita tunggu saja.luvo

GM-helm