FU200 Minakjinggo Alifka Tercepat di Pemalang, Ownernya Bocah 14th?

FU 200cc Minakjinggo Alifka tercepat di Pemalang | Foto: Richard

BalapMotor.Net – Kelas Bebek 4T TU 200cc memang bisa dibilang salah satu kelas wajib di deretan kelas poin. Seperti pada event garapan RAMS ft BSMC di Pemalang kemarin (12/2). Terpantau beberapa jagoan Bebek 200cc atau yang mayoritas menggunakan basic motor FU ini hadir di sirkuit Jl. Widuri, Pemalang. Sebut saja seperti FU Pells, FU Minakjinggo Alifka, JRM YB55, HA ft HK muncul dengan hasil risetan musim 2017.

Dengan suara khas knalpot yang bikin kuping perih ini, FU 200 milik Minakjinggo Alifka sukses menjadi jawaranya. Sang eksekutor masih Eko Chodox yang sukses tembus hingga 7,250 detik. Joki asal Semarang ini menjadi satu-satunya joki yang mampu tembus diangka 7,2 detik pada event tersebut. Selain bersama Eko Chodox, motor ini juga menghantarkan Erwin Sredek bertengger di posisi ketiga dengan catatan waktu 7,393 detik.

Eko Chodox masih menjadi eksekutor andalan FU ini | Foto: Richard

“Harusnya Hendra Kecil juga bisa masuk podium mas, tetapi malah motor jebol, klep nya patah saat Hendra berada di top speed”, ungkap Saputra Wahyu sang owner motor.

SSS Racing

Saputra Wahyu adalah bocah 14 tahun yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Meskipun masih bocah, tapi kuda besi miliknya ini sudah bisa disejajarkan dengan para jagoan FU200 lainnya. M. Yusron yang dipercaya sebagai kliker pun berhasil memutus dugaan jika dia hanya bisa mengorek mesin 2T saja, buktinya sekarang FU200 garapannya bisa tembus podium dan konsisten.

Motor ini adalah tunggangan Eko Chodox sejak tahun 2016 kemarin atau ketika Chodox masih berbendera Simple Concept Ole. Loh FU 200 milik Sumber Agung dimana? Mungkin masih belum finishing, pasalnya markas K-Cil juga berada di Madiun dan Eko Chodox berdomisili di Jateng. Diprediksi FU200 K-Cil akan bertemu dengan Chodox di event-event besar saja.

Dari data HASIL, posisi kedua ada sang pemula asal Jepara yaitu Dimas Bangkit yang sukses berkat FU200 garapan Hafid YB55. FU Pells dan Dwi Batank kali ini harus puas duduk di posisi keempat. FU Pells memang sering sekali mengunci podium utama di kelasnya, namun persaingan memang sangat ketat, salah sedikit saja langsung disusul oleh yang lain. [ richard ]

GM-helm PARD