Eza Chemonk Semakin Konsisten Disetiap Seri, Jadi ‘Kuda Hitam’ Bersama Alifka Motor Banter

Eza Chemonk Semakin Konsisten Disetiap Seri, Jadi ‘Kuda Hitam’ Bersama Alifka Motor Banter
Eza Chemonk dan Ninja TU Alifka

BalapMotor.Net – Tak diperhitungkan di awal musim, Eza Wira Atmaja (Eza Chemonk) bersama tim barunya Alifka Motor Banter kini jadi ancaman serius dalam persaingan balap karapan musim 2017. Mengenai Alifka Motor Banter, Bengkel alias markas tunner papan atas M. Yusron sempat kesulitan dengan hengkangnya Joki special Eko Chodox. Namun, kini perlahan karyanya melambung lagi setelah sukses menggaet Eza Chemonk (Kuningan).

Chemonk sebelumnya masih kesulitan dalam membawa pacuan karya M. Yusron. Tapi, perlahan kini penampilannya justru makin konsisten. Terlebih di dua spek andalanya, bebek 200 dan Ninja TU. Disini penulis berpatokan pada tiga event bergengsi yang telah berlangsung. Kawahara IRC IDC, Pertamax Drag Bike dan Kejurnas Drag Bike 2017.

Eza Chemonk Semakin Konsisten Disetiap Seri, Jadi ‘Kuda Hitam’ Bersama Alifka Motor Banter
Eza Wira Atmaja

Dua spek ini memang salah satu kelas poin yang tentunya punya gengsi lebih dibanding kelas lainya. Bebek 200 yang mengandalkan motor FU, karya M. Yusron memang gagal di IDC, tapi sukses di Pertamax drag bike Boyolali dan Kejurnas drag bike Kebumen. Podium satu sukses di raih Eza Chemonk dengan catatan waktu 7.234 di Boyolali dan 7.290 detik di Kebumen.

SSS Racing

Dengan itu, terbukti konsistensi dan kemampuan dari Eza Chemonk perlahan keluar. Juga dengan motor karya M. Yusron ini, konsisten mencatatkan waktu fantastis, walaupun memang belum melampaui rekor. Kedepanya tentu sangat diwaspadi, bukan tak mungkin pula rekor catatan waktu bebek 200 akan terpecahkan oleh FU milik Wahyu ini di event berikutnya.

Ninja TU Alifka Motor Banter Selalu Podium

Lebih menarik, Ninja karya M. Yusron selalu podium ditiga event bergengsi yang disebutkan tadi. Catatan waktunya juga konsisten di 7.0 dan 7.1 detik. Eza Chemonk berhasil menjadi Runner up di IDC (Bantul). Kala itu di kelas FFA, bukan kelas sport TU. Catatan waktunya 7.100 detik hanya kalah dengan spek pacuan YPM 55 Militan yang berhasil keluar sebagai yang terbaik.

Eza Chemonk Semakin Konsisten Disetiap Seri, Jadi ‘Kuda Hitam’ Bersama Alifka Motor Banter
Eza Chemonk saat beraksi di Pertamax Drag Bike 2017 Boyolali

Lanjut pada Pertamax drag bike Boyolali, Eza Chemonk berhasil podium ketiga dengan time 7.121 detik. Kali ini hanya di bawah spek ninja dari tim Aneka Group Pekajaman yang berhasil mencetak waktu 7.089 lewat Jhendra Peking dan 7.101 detik lewat Yogie Keycot. Patut dicermati, dalam dua event besar ini hampir seluruh motor karya terbaik di Indonesia hadir.

Nah, tarakhir pada ajang Kejurnas Drag Bike 2017 putaran kedua di Kebumen minggu lalu (30 April). Eza Chemonk berhasil podium ketiga didua kelas sekaligus, sport Tu dan FFA. Catatan waktunya 7.038 dan 7.020 detik dengan motor dari Creampie CR29 NETNOT Alifka yang juga merupakan karya special M. Yusron.

“Motor karya Mas Yusron istimewa mas, jadi saya harus belajar lebih agar dapat menguasainya. Alhamdulillah untuk bebek 200 saya sudah mampu konsisten di 7.2 detik. Juga dengan Ninja TU mampu podium ditiga event besar. Kedepanya saya akan berusaha semaksimal mungkin agar catatan waktu makin bagus.” Ungkap Chemonk saat kejurnas Drag Bike Kebumen.

Eza Chemonk Semakin Konsisten Disetiap Seri, Jadi ‘Kuda Hitam’ Bersama Alifka Motor Banter
Eza Chemonk di Kejurnas Drag Bike 2017 Kebumen

Memang dalam tiga event bergengsi tersebut Eza Chemonk belum berhasil menjadi yang terbaik dengan Ninja karya M. Yusron. Tapi patut mendapat apresiasi lebih, aksinya konsisten menggapai podium. Juga dengan pacuannya yang mampu konsisten dengan catatan waktu 7.0 dan apesnya 7.1 detik. Jadi, tak salah bila Eza Chemonk bersama Alifka Motor Banter menjadi Kuda Hitam dalam ajang Drag Bike musim 2017 ini. | @yugo.aol

GM-helm PARD