Engine Builder Laksana Mulya 48 Kembali Digdaya di SCP Siak, Apa Rahasianya?

Alma, Laksana Mulya 48 Bandung

BalapMotor.Net –  Performa mesin garapan Laksana Mulya 48  memang begitu digdaya. Mesin terserbut mampu berpadu dengan skil pembalap dan mampu mendominasi di  kelas matic pada gelaran Sumatera Cup Prix (SCP) 2022 putaran keempat  yang berlangsung di sirkuit non permanen Panglima Ghimban Komplek DPRD Kab. Siak, Riau.

Laksana mulya 48 pada balapan SCP Siak kemarin,  membackup beberapa tim Diantaranya Tim TK Racing Pekanbaru, Tim Badut CK Pekanbaru, Tim ZRT Pekanbaru, Tim 4 Saudara  Padang Pariaman.

LENKA MiniGP SSS Racing

“Kemaren balapan yang seru , Banyak rival yang kencang juga motor nya, Di tambah kita punya Trouble saat QTT motor Rio Adi tidak bisa maximal , Jadi mulai start dari posisi 11 , Tapi alhamdulillah bisa kembali ke barisan depan di final race, Pokok nya seru banget dan bisa bersaing mas,”ungkap Alma yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat ini.

Baca Juga : Hasil Juara SCP Siak 2022

Alhasil, mesin yang dibackup oleh Laksana Mulya 48 menduduki podium di antaranya Rama SR podium kesatu di kelas Matic 131 cc TU (tim  Badut CK Pekanbaru), Rio Adi podium kedua di kelas Matic 131 cc TU (Tim TK Racing Pekanbaru), Rio Adi Podium kesatu di kelas Matic 131 cc STD (Tim TK Racing Pekanbaru), Irfan Akbar podium kedua di kelas Matic 131 cc STD (Tim TK Racing Pekanbaru), Alfarezzi podium kedua di kelas Matic 131 cc STD Pemula open dan di kelas Matic 116 cc STD Pemula lokal Riau (Tim Badut CK Pekanbaru), lalu juara umum Matic open di pegang Rio Adi  Tim TK Racing Pekanbaru.Mantab guyss!!!!

Rio Adi jadi Juara Umum Matic di SCP Siak
Rahasianya?

Ternyata, keberhasilan Laksana Mulya 48 tidak lepas dari racikan tangan dingin Muhammad Nur Alma’ruf biasa di sapa akrab Alma. Rupanya Alma tidak menggunakan kompresi tinggi pada mesin racikannya. “Untuk di Sumatera ini semua tracknya memiliki cuaca yang ekstrim, makanya gak pakai kompresi tinggi, saya hanya menggunakan kompresi 12:8, Biar kuat dan aman,” ungkap Alma.

Kedepannya untuk seri terkahir, Alma sendiri tidak mau tinggal diam meskipun motornya sudah jadi jawara. “Untuk seri terahir kita akan riset di bagian CVT aja mas, soalnya sudah ada juga motor-motor yang mulai mengancam, Seri 5 adalah seri final kita akan all in di kelas utama walaupun kita cuma butuh 4 poin Untuk mengunci gelar Juara umum,”ungkap Alma.

So, selamat untuk Laksana Mulya 48 atas prestasinya.|Halim/Luvo

GM-helm VND Racing PARD