Drag Bike Kebumen: Ninja OP27 dan Ninja Henz, Cetak 7,4 detik !

Ninja Henz tampil memukau di Kebumen

BalapMotor.Net – Saat ini para mekanik dan pembalap memang sedang beradu meriset kuda pacu mereka agar mampu berlari di 7,4 detik. Ya, kelas yang dimaksud oleh kalimat tersebut adalah kelas Sport 2tak Standar 155cc. Dimana sebelumnya di kelas ini rata-rata timer adalah 7,5, kini para kliker 2 tak sudah mulai menemukan hasil risetan mereka. Seperti pada gelaran Kratingdaeng Drag Bike yang di gelar di Sirkuit Sijago Kebumen, dimana kelas ini tercatat ada dua motor yang berbeda cetak 7,4 detik !

Hendra Kecil (Magelang) berhasil mengunci kelas ini dengan catatan waktu 7,460 detik, CEK HASIL. Menunggangi kuda besi dari OP27, Hendra juga berhasil podium teratas di kelas Ninja Standar Kares. Minggu lalu motor ini juga sukses besar di Jepara bersama dengan tandom dari Hendra yaitu M.Reihan.

Ninja OP27 masih kokoh di posisi teratas
Ninja OP27 masih kokoh di posisi teratas
LENKA MiniGP SSS Racing

“Hehe bersyukur mas masih bisa dikasi juara, padahal plat koplingnya udah hangus itu mas abis main di Cimahi. Coba kalo plat koplingnya sehat, wahh 7,4 nya bisa tambah kecil tuh haha”, ungkap Hendra Kecil yang memang ikut andil dalam riset motor ini.

Nah, menjadi menarik ketika ada satu motor “asing” yang juga mencetak 7,4 detik. Dipacu oleh Galih Dwi (Boyolali), motor asal Purwokerto ini berhasil memukau setiap mata di sirkuit. Berada di bawah naungan tim 27 HZ Henz RC Exhaust, motor ini berhasil menduduki di posisi kedua. Dengan catatan waktu 7,480 detik, tentu adalah sebuah pencapain yang luar biasa untuk motor baru.

“Motornya enak kok mas, ya tinggal kurang-kurang sedikit lah. Mungkin karena motornya baru di repair, jadi belum licin semua kinerjanya”, ungkap Galih Dwi yang juga podium teratas di kelas Bebek 4tak TU 130cc dengan motor pendatang baru itu.

Galih Dwi (Boyolali)
Galih Dwi (Boyolali)

Dari pantauan balapmotor.net, ternyata motor berkelir hijau ini adalah hasil karya dari Lehan Purwokerto.

“Ini motor baru mas, baru 2 kali turun kemarin. Motor ini mengandalkan pengapian AC, stroke standar, karbu standar reamer 30,5mm”, ungkap Lehan yang juga menyebut tinggi ex 29 dan lebar 41.

Wah sepertinya sudah semakin ramai saja pertarungan di kelas ini. Patut dinantikan juga pertarungan sengit para “ninja” di AHRS minggu ini. [ richard ]

Ninja garapan Penceng andalkan knalpot Creampie
Ninja garapan Penceng andalkan knalpot Creampie
Penampakan mesin Ninja Henz
Penampakan mesin Ninja Henz
GM-helm VND Racing PARD