Dianggap Mampu Dongkrak Pariwisata, Menpar Arief Yahya Ingin Promo MXGP Lebih Gencar

Press Conference MXGP Pangkal Pinang di Gedung Sapta Pesona Kemenpar

BalapMotor.Net – Jelang beberapa hari gelaran seri 2 MXGP 2017 yang akan berlangsung di Pangkal Pinang, Bangka Belitung (3-5/3), Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenpar) menggelar konferensi pers mengenai gelaran tersebut yang berlangsung sore tadi (27/2) di Gd. Sapta Pesona Kementrian Pariwisata, Jakarta. Dalam konferensi pers ini Menteri Parawisata Ir Arief Yahya mengatakan dukunganya akan gelaran tersebut.

Diharapkan gelaran MXGP akan berpengaruh terhadap dunia pariwisata di Indonesia khususnya di Bangka Belitung yang menjadi tempat digelaranya MXGP. Ini tentunya karena akan ada banyak wisatawan baik domestik maupun manca yang akan datang kesana.

” Event sport tourism memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat, serta mempunyai nilai pemberitaan yang tinggi sehingga sarana promosi yang efektif. MXGP di sana nantinya kita proyeksikan akan menarik sekitar 5000 wisatawan asing, jika 1 Wisman menghabiskan 1000 dolar, dan 1 dolarnya Rp 13ribu, berarti akan ada uang Rp.65 milyar yang beredar di Pangkal Pinang. Sedangkan Wisnusnya kita proyeksikan 50.000 orang, jika 1 orang bawa Rp1 juta akan nambah 50 milyar lagi,”terang Menpar Ir Arief Yahya.

Menpar Ir Arief Yahya dan Menpora Imam Nahrawi
SSS Racing

Namun meski demikian, Menpar nampaknya sedikit marah karena publikasi gelaran ini dirasanya kurang.Padahal menurut Ir Arief Yahya, publikasi di media itu sangat penting untuk menarik minat calon penonton untuk datang ke gelaran MXGP.

“ Gelaran MXGP sendiri tinggal beberapa hari lagi digelar, namun gembar-gembor di media khususnya di televisi menurut saya sangat kurang. Saya sangat marah, saya baru lihat promosi MXGP di media baru hari ini, kenapa event besar MXGP ini sangat sedikit publikasinya. Saya berharap kedepanya para awak media disini ikut membantu mempromosikan gelaran ini meskipun waktu sudah dekat,” ujar Menpar Ir Arief Yahya.

Menpar juga membeberkan bagaimana pembagian budget promosi dalam sebuah gelaran. Menurutnya budget promo media terbesar itu pada saat pre event dibandingkan dengan pas event berlangsung atau setelahnya.

“Budget promosi 50% harus di pre-event untuk menarik para calon penonton, selebihnya 30% di saat event, dan 20% setelah event,” tambah Menpar Arief Yahya. Ayo buat yang mau nonton MXGP di Pangkal Pinang langsung saja pesan tiketnya sebelum kehabisan. | Luvo

GM-helm PARD