Danung Prasetyo Pilih Mundur Dari Calon Ketum IMI Jateng 1, Alasannya?

Manahadap Management

BalapMotor.Net – Nama Danung Prasetyo sudah tak asing lagi ditelinga pelaku balap motor Jawa Tengah. Dia lah sosok yang kerap menjadi juri teknik mesin atau scrutinering.

Kiprahnya di dunia balap motor sudah bertahun-tahun. Ia kerap ditugaskan dalam event Kejurnas, Kejurda, OMR hingga latihan bersama (latber), jasa mas Danung ini sering dipakai.

Selain menjadi juri diberbagai event baik drag bike maupun road race, mas Danung belakangan juga sukses menggelar event balap dengan bendera Manahadap Management.

Danung Prasetyo (Merah) bersama mas Santo dari Manahadap Management
SSS Racing

Dengan berbagai kiprah mas Danung di arena balap Jateng, namanya sempat mencuat sebagai salah satu calon ketua umum IMI Jateng periode 2021-2025. Kabarnya dari berbagai kalangan pun siap memberikan dukungan.

Akan tetapi, mas Danung akhirnya memberi klarifikasi kalau dia pilih mundur sebagai calon Ketum IMI Jateng. Apa sebabnya? “Ya sebelumnya ada wacana nyalon ketum, ada dorongan dan kepercayaan kepada saya untuk maju,” kata wong asli Solo ini.

Jelang IDC 2018 Wonosari: FU STD Porting Siapa yang Terbaik di Seri 1? Berikut Regulasinya
Danung Prasetyo pilih mundur dari Caketum IMI Jawa Tengah

“Tapi saya mohon maaf, seiring berjalannya waktu, saya pikir lagi ada yang lebih pantas dari saya. Seperti mas Fritz “PARD” Wonogiri sosok yang lebih senior dari saya, beliau punya segudang pengalaman di dunia otomotif yang sudah terbukti prestasinya,” ungkap mas Danung.

Lebih dari itu, mas Danung juga dapat masukan dari seniornya yaitu pak Lilik Kusnandar. “Pak Lilik juga nyaranin saya untuk mundur dulu aja sebagai pribadi yang tau diri,” tutup mas Danung.

Mas Danung kerap bertugas diberbagai event Nasional

Fritz Yohanes memang sudah menyatakan siap untuk mengemban tugas sebagai IMI Jateng 1. Tujuan dari owner PARD Wonogiri ini ingin mempersatukan kembali semua pihak dan memajukan otomotif di Jawa Tengah.

GM-helm PARD