Cld Mega Prima Psm Empush Jet Up, Tebar Ancaman Lewat Matic Injeksi

Cld Mega Prima Psm Empush Jet Up, Tebar Ancaman Lewat Matic Injeksi
Cld Mega Prima Psm Empush Jet Up, Tebar Ancaman Lewat Matic Injeksi

BalapMotor.Net – Bicara tentang balap Matic, mungkin kawasan Jabar adalah patokannya. Kelas Matic di sini seperti lebih bergengsi dibanding kelas unggulan lainya. Tak salah bila kelas Matic menjadi penyumbang starter terbanyak dalam setiap gelaran balap roda dua, khususnya Jabar.

Terbaru, ada Matic 130cc Tu Injeksi yang mencoba bersaing dengan Matic tipe karbu lainya. Matic berbasis mesin Honda Beat Fi ini milik mas Agus dari tim CLD Mega Prima Psm Empush Jet Up. Walaupun masih dalam tahap riset, tapi performa yang ditunjukan sudah lumayan dan menjanjikan.

Dalam gelaran Road Race Karawang akhir pekan kemarin (1-2/4), matic injeksi ini diturunkan dalam kelas Matic TU 130cc Open. Mengandalkan Julio Usmanius, matic yang masih tahap riset ini berhasil menapaki podium ke empat dari posisi start ke tujuh. Tentu sebuah hasil yang menjanjikan, apa lagi ini satu-satunya matic injeksi yang bersaing dengan 23 matic lainya di partai final.

SSS Racing

“Ini adalah hal baru yang coba kita riset. Walupun masih asing, tapi kita coba lakukan yang terbaik. Untuk sementara masih menggunakan rangka dari Honda beat lama, karna rangka yang injeksi masih dalam perbaikan.” Kata Agus, pemilik sekaligus owner yang mendalangi riset matic injeksi ini.

Aplikasi Part Racing Dari Sonic

Mengenai kedalaman mesin, matic ini masih dalam tahap mencari settingan yang sempurna. Beberapa part racing mengaplikasi dari Honda Sonic. Seperti rubahan pada tangki bensin dengan memodifikasi pompa bensin dari Sonic. Tentu dengan harapan agar pompa bensin dapat bekerja dengan optimal.

“Throtle body mengaplikasikan punya Honda Sonic, plus Injektornya sekalian. Juga Kabel body dari Honda sonic. Sementara Velocity dengan modifikasi custom dan Eccu kita menggunakan Aracer. ” sambung Abang Suri Em-Push, selaku mekanik matic berbasis injeksi.

Oh ya, knalpot CLD yang digunakan juga kebetulan dalam tahap riset dengan model baru. Dengan knalpot C3 dan ukuran leher depan 26 katanya sudah meningkatkan performa motor. “Mesin oke, tarikannya bagus. Mungkin masukan hanya dibagian CVT saja yang bisa lebih dimaksimalkan.” Ujar Julio Usmanius.

Banyaknya pengaplikasian dari Sonic tentu bukan tanpa alasan. “Penggunaan part sonic karena yang bisa di setting secara maksimal baru ada ecu Araccer. Kebetulan juga kita punya motor sonic. Dari kabel body dan soket-soketnya kita samakan biar mekanik gak terlalu pusing settingnya, kan tidak beda dengan MP1, MP3 dan MP5.” Tambah Agus lewat pesan elektronik.

Apakan Matic Injeksi akan mampu bersaing dengan Matic Karbu?? Kita tunggu saja pembuktian selanjutnya. #MariBerprestasi | Penulis: Yugo | Foto: Oxs

GM-helm PARD