Bagaimana Regulasi Ban di Kejurnas IMS 2020?

GM-helm

BalapMotor.Net – Bagi para calon peserta Kejurnas Indonesia Motorsport Series (IMS) 2020 dan juga para pecinta balap, pastinya penasaran dengan regulasi pada gelaran yang akan tayang live di Metro TV ini.

Mengenai regulasi teknik sendiri, portal ini pernah merilis peraturan teknik balap motor 2020 yang dikeluarkan oleh PP IMI. Nah, untuk lebih lengkapnya bisa balap mania cek di sini. Untuk kali ini sendiri, portal ini bakalan membahas mengenai regulasi ban untuk gelaran Kejurnas IMS.

Ternyata, untuk kelas utama Kejurnas Sport 150cc, ban yang boleh digunakan adalah ban buatan dalam negeri yang sudah SNI tentunya. Ini seperti pada balapan Kejurnas IRS dulu. Sementara itu, untuk kelas kejurnas Sport 250cc, ban yang digunakan hanya Pirelli saja.

Eddy Horison, selaku race director Kejurnas IMS 2020

Selain one make tire, ban yang digunakan peserta juga bakalan dibatasi tiap serinya. Ini ternyata untuk merapatkan kesenjangan antara tim dengan budget besar dengan tim budget di bawahnya.Hal ini sendiri diungkapkan oleh Eddy Horison selaku race director Kejurnas IMS 2020 saat acara launching kemarin.

“Kalau kita di 150 open tire. Kita tidak wajibkan satu merk, tetapi kalau di 250 kita membantu. Dengan agremment etiap peserta yang membeli 2 set itu akan mendapat bonus 1 set, jadi bayar 3 set yang bayar 2 set, itu sudah sangat membantu peserta,” ungkap Eddy Horison.

“Kita juga membatasi untuk satu kali putaran itu maksimal antara tim privateer dan tim pabrikan supaya mempunyai komposisi rasa adil. Ban yang dipakai maksimal adalah 3 set,” tambah Eddy Horison kepada awak media.

Mengenai batasan ban tersebut, pastinya ban yang digunakan pada kelas Kejurnas sport 250cc akan disediakan oleh penyelenggara. “Nantinya akan ada scrutineering setelah QTT dan setelah race,” tegas Eddy Horison yang terkenal tegas akan regulasi ini.

SSS Racing