ARRC Suzuka 2015 : Para Pembalap Indonesia Butuh Adaptasi Sirkuit Di Kelas Utama

Galang Hendra dan Rey Ratukore

BalapMotor.Net – Sirkuit Suzuka, Jepang memang bukanlah sirkuit yang mudah untuk ditaklukan oleh pembalap Indonesia. Buktinya di ajang seri 3 Asia Road Racing Championship ( ARRC ) para pembalap Indonesia di kelas sport AP250 dan SS600 belum bisa langsung mendominasi hari pertama ( 3/7 ) ajang balap paling bergengsi Asia ini .

Di FP1 kelas AP250 sebenarnya Rey Ratukore rider wildard dari tim Yamaha Factory Racing Indonesia ( YFRI ) mampu menonjol langsung jadi yang tercepat kedua, namun di FP2 Rey yang asli Kupang bersama rider Indonesia lainya di kelas AP250 melorot. Rey berada di posisi ke-14, Sigit PD ke-12, Galang Hendra ke-13, Imanuel Pratna ke-21, sedangkan AM Fadly ke-25, R Fadhil Ke-26, Iman Micko ke-29 dan M Zaki ke-30. Tahu sendiri sirkuit sekelas Suzuka yang desainya naik turunn dan tikunganya komplit kan ga ada di Indonesia . Semoga saja di FP3 dan QTT serta race besok mereka bisa memberikan hasil terbaiknya.

Dimas Ekky Pratama
Dimas Ekky Pratama

Sementara itu di kelas supersport 600cc yang merupakan kelas utama, 3 pembalap andalan Indonesia nampaknya juga mulai menunjukan adaptasinya. Meskipun hasil di FP1 dan FP2 tidak sebagus di seri 1 dan 2 ARRC di Sepang dan di Sentul, namun Ahmad Yudhistira, Dimas Ekky Pratama dan Rafid Topan Sucipto mampu menunjukan proggresnya.

Desain Sirkuit Suzuka memang sulit
SSS Racing

Yudhis yang tergabung di tim Manual Tech KYT Kawasaki mampu berada di posisi ke-5 tercepat di FP2, Dimas Ekky dari tim Astra Honda Motor di posisi ke-9, sedangkan andalan Team Kagayama Suzuki Asia yaitu Rafid Topan berada di posisi ke-14. Dimas Ekky yang kini bermain sendirian di tim Astra Honda RT karena M Fadli masih belum pulih ternyata masih sangat berambisi untuk bisa jadi jawara di race besok.

” Target tetap jadi jawara mas,” tutur Dimas yang 2 pekan lagi juga akan balap di sirkuit yang sama di ajang Suzuka 8 Hours Endurance bareng Yudhistira namun berbeda tim. Saat ditanya apakah Dimas main aman dan fokus ke ajang Suzuka 8 Hours ternyata di race besok dia tidak main aman. ” Pokoknya gas mas dan jadi yang terbaik, minta doanya saja. “tambah Dimas. [ luvo ] foto : Yamaha

GM-helm PARD