ADC Sentul 2014 : Catatan Dari Nakano Untuk Dua Pembalap Indonesia, Overall Is Good

Honda Asian Dream Cup, tahun lalu Indonesia Runner Up
GM-helm

BalapMotor.Net –  Hasil bagus yang diraih juga oleh kedua pembalap Honda Indonesia yang beradu di ajang Asian Dream Cup ( ADC ) yang tergabung di kejuaraan Petronas Asia Road Racing Championship ( ARRC ) Seri 2 di Sentul ( 14-15/6) tentu saja menggambarkan kualitas dari skill kedua pembalap tersebut.

Di mentori langsung oleh Sinya Nakano yang merupakan mantan pembalap papan atas MotoGP, Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu mulai bisa sedikit demi sedikit mengubah gaya balapnya dari gaya bebek menjadi gaya sport. Menurut Sinya Nakano ssesaat setelah race  ADC di Sentul mengatakan bahwa kedua pembalap kita memiliki kemajuan yang bagus.

” Secara overall peningkatan mereka lumayan bagus, hanya saja posisi badan yang masih harus dikoreksi ” Ungkap Nakano kepada kedua pembalap muda Indonesia dan di dengar langsung oleh reporter BalapMotor.Net di Sentul.

Nakano Memberikan Pengarahan setelah race
Nakano Memberikan Pengarahan setelah race

Posisi badan yang dimaksudkan oleh Nakano terutama soal menggepit motor, jadi pembalap Indonesia yang belum terbiasa membalap dengan motor sport pasti masih kurang rapat badanya kepada body motor. BalapMotor.Net juga melihat langsung ketika Nakano memperagakan gaya yang seharusnya saat di trek lurus dan di tikungan yang benar.

Jadi saat membelok itu pantat memang harus jauh bergeser sesuai arah tikungan, selain bertujuan untuk menarik motor, ketika motor slide nantinya juga mudah di koreksi karena dengan banyak bergesernya pantat sesuai arah menikung, maka kaki yang berlawanan dengan arah menikung bakalan lebih mudah menekan step ketika terjadi slide.

Lalu untuk di trek lurus Nakano juga memberitahukan bahwa Andi dan Aditya harus lebih rapat ke tangki, jadi bukan menggeser pantat ke belakang seperti saat menunggangi underbone atau bebek. Kira-kira seperti itulah yang bisa BalapMotor jelasin kepada Balap Mania dirumah, yah kalau hanya lewat tulisan memang sangat sulit buat dicerna, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat juga buat para pembalap lainya. Luvo

Andi Farid Izdihar ( Kanan) dan Adtya Pangestu
Andi Farid Izdihar ( Kanan) dan Adtya Pangestu
SSS Racing