BalapMotor.Net – Saat mengganti ban motor, banyak pengendara hanya fokus pada kondisi ban baru tanpa memperhatikan komponen kecil yang tak kalah penting, yakni pentil ban. Padahal, bagian ini memiliki peran krusial dalam menjaga tekanan udara tetap stabil.
Melalui edukasi yang dibagikan oleh IRC Tire, pentil ban atau valve berfungsi sebagai jalur utama keluar-masuknya udara pada ban. Komponen ini memang terlihat sederhana, namun memiliki peran vital dalam menunjang performa dan keselamatan berkendara.
Seiring penggunaan, pentil ban bisa mengalami penurunan kualitas. Material karet yang digunakan berpotensi mengeras, getas, bahkan retak akibat usia pakai maupun paparan panas dan tekanan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kebocoran halus yang sering kali tidak disadari oleh pengendara.
Akibatnya, tekanan udara dalam ban akan berkurang secara perlahan. Hal ini tentu berdampak pada kenyamanan berkendara, kestabilan motor, hingga mempercepat keausan ban itu sendiri.
Perwakilan PT Gajah Tunggal Tbk, Fahmi Ardi, menjelaskan bahwa penggantian pentil ban sebaiknya dilakukan bersamaan dengan penggantian ban baru.
“Pentil ban memang terlihat sepele, tapi fungsinya sangat penting. Jika kondisinya sudah getas atau retak, bisa menyebabkan kebocoran halus yang berbahaya. Karena itu, saat ganti ban baru, sangat disarankan sekalian mengganti pentil agar performa tetap optimal,” ujar Fahmi.
Dengan demikian, pengendara diimbau untuk tidak mengabaikan komponen kecil ini. Mengganti pentil ban saat memasang ban baru merupakan langkah sederhana namun efektif untuk menjaga tekanan udara tetap stabil serta memastikan keamanan dan kenyamanan selama berkendara. (**)







































































