BalapMotor.Net – Kejuaraan balap lurus paling bergengsi, Kawahara Djava K2R IDC Drag Bike 2025 telah usai digelar di sirkuit NP. Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta (31/12).
Event yang dipromotori Erdeve Indonesia itu menuntaskan lima putaran musim lalu. Meskipun dengan penuh lika-liku, event tetap konsisten berjalan dan memberikan apresiasi besar kepada tim dan pembalap.
Perlu dicatat, bahwa hadiah Juara umum Kawahara Djava K2R IDC Drag Bike 2025 ini paling top. Itu untuk total seri, ada pula hadiah juara umum per-serinya. Juga best time, tim terbaik dan lainnya. 
Namun kali ini bukan membahas soal hadiah, melainkan apakah ajang IDC yang sudah berlangsung belasan tahun dan menjadi barometer drag bike di tanah air tetap berjalan di tahun depan?
Ini yang dinantikan pecinta balap, khususnya mereka yang setia hadir pada event ini. Sang komandan Yudha Erdeve sendiri mengakui belum bisa memastikan IDC 2026 lanjut atau stop.
“Bisa keduanya mas, bisa jalan, bisa juga tidak. Wait and see saja. Seperti apa nanti perkembangan drag bike. Selain itu banyak faktor lainnya juga. Kita berusaha keras memajukan dunia drag bike, tapi kalau tekor terus, siapa yang mau?” kata bos Yudha.
Maklum dan wajar. Memang saat ini drag bike Indonesia sedang kurang bagus, khususnya event bergengsi yang berstatus open. Selain banyak tim besar mundur teratur, perselisihan bahan bakar dan maraknya event rookie dinilai banyak pihak menjadi penyebab.

Namun bos Yudha juga punya pandangan lain. “Itu memang benar mas, tapi kondisi ekonomi saat ini juga menjadi kesulitan bagi para bos tim. Misal aturan bahan bakar disamakan, itu juga belum menjamin event langsung ramai,” imbuhnya.
So, keputusan Erdeve Indonesia untuk tidak terburu-buru merilis jadwal tentunya menjadi tanda tanya. Tapi pastinya kita berharap untuk terus gaspol. “Kalau kita lanjut gas, mungkin pertengahan sampai akhir tahun,” pungkasnya. (**)































































