BalapMotor.Net – Setelah menjadi jawara Sprint Race, Marc Marquez memasuki balapan Grand Prix Brasil sebagai favorit utama. Namun, alih-alih berjuang untuk meraih kemenangan, juara dunia itu akhirnya harus puas dengan posisi keempat.
Marc harus mengakui keunggulan Marco Bezzecchi yang melesat sejak awal, Jorge Martin yang melibasnya di tikungan dan Fabio Di Giannantonio yang mempertahankan posisi ketiganya dengan sangat baik.

”Jika Anda tidak berada di podium, Anda tidak akan pernah benar-benar puas. Tetapi ketika saya melihat kombinasi sprint dan balapan hari ini, saya menyadari bahwa kami telah mencetak poin penting.” kata Marquez.
Disisi lain, pembalap pabrikan Ducati itu kurang senang dengan kondisi aspal lintasan. Hal ini membuat Marc tidak berani memacu motornya dengan kekuatan maksimal.

“Sirkuit ini sedikit membuat saya khawatir karena tikungan kanan yang panjang. Kondisinya sulit, aspalnya mulai lepas. Saya hampir kehilangan kendali bagian depan karena saya terlalu memaksakan diri. Terlepas dari itu, ini adalah akhir pekan yang dapat diterima.” ujarnya.
”Saya memutuskan untuk tidak memiringkan motor terlalu jauh ke tikungan. Saya tahu Diggia berada di belakang saya. Tetapi posisi keempat lebih baik daripada kecelakaan.” tegas Marquez dilansir dari speedweek. (**)
































































