Capirossi Prediksi MotoGP 2027 dengan Mesin 850cc Hanya Lambat di Awal

Rossi dan Capirossi pada musim balap 2011 | Foto : MCN
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – MotoGP akan memasuki era baru pada musim 2027. Juara dunia tujuh kali sekaligus komisioner keselamatan MotoGP, Loris Capirossi, mengungkap detail penting terkait prototipe motor generasi terbaru yang tengah disiapkan untuk kelas utama.

‎Perubahan paling mendasar adalah pembatasan kapasitas mesin menjadi maksimal 850cc. Regulasi ini diiringi dengan pengetatan aturan aerodinamika serta pelarangan perangkat pengatur ketinggian motor (ride height device), teknologi yang selama ini berperan besar dalam akselerasi dan stabilitas motor.

NHKhelm

‎Langkah besar tersebut bertujuan untuk menghambat laju perkembangan teknologi yang dinilai sudah terlalu ekstrem, sekaligus mencegah peningkatan waktu putaran dan kecepatan tertinggi.

Picture: MotoGP

‎Dorna dan FIM ingin memastikan bahwa kecepatan puncak MotoGP tidak melampaui angka saat ini yang sudah menyentuh 365 km/jam. Namun, regulasi baru ini tidak sepenuhnya tanpa kontroversi.

‎Meski daya mesin 850cc diperkirakan turun sekitar 15 persen, desain aerodinamika depan dengan ukuran sayap yang lebih kecil justru berpotensi meningkatkan kecepatan tertinggi.

‎Di sisi lain, akselerasi diyakini akan berkurang akibat kombinasi tenaga mesin yang lebih kecil, downforce lebih rendah, serta cengkeraman mekanis yang menurun. Capirossi memprediksi dampak awalnya akan cukup signifikan.

‎“Motor-motor tersebut akan lebih lambat hingga 2,5 detik. Situasinya akan mirip dengan tahun 2007 saat mesin 800cc diperkenalkan. Pada awalnya, wajar jika semuanya terasa lebih lambat,” ujar pria yang akrab disapa Capirex itu.

Loris Capirossi | Foto: MotoGP

‎Meski demikian, Capirossi menegaskan bahwa penurunan performa tersebut kemungkinan hanya bersifat sementara. Ia yakin sejarah MotoGP akan kembali berulang, di mana pabrikan secara bertahap akan menemukan celah pengembangan dalam regulasi yang ada.

‎“Menurut saya, sejarah akan terulang. Pada awalnya semuanya memang melambat karena aturan dibuat untuk itu. Namun seiring perkembangan, performa motor akan kembali meningkat,” pungkasnya dilansir dari speedweek. (**)

VND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakBus Wisata Berkeliling di Pertamina Mandalika International Circuit, Apakah Aman Bagi Track?
Artikulli tjetërDone Deal: Faenzo 28 Tandemkan Febrian dengan Aldy Musfiq