Tendangan Kungfu Pembalap Petronas Sprinta Moto3 Berujung Denda dan Hukuman!

BalapMotor.Net – Pertarungan di kelas Moto3 pada Grand Prix Doha di sirkuit Losail, Qatar akhir pekan kemarin begitu seru dan menarik. Pedro Acosta yang start dari pit lane berhasil menjadi juara. Aksi istimewa dan sebuah prestasi luar biasa.

Juga ada aksi lainnya yang tak kalah menghebohkan. Adalah insiden antara John McPhee (Petronas Sprinta Racing) dengan Jeremy Alcoba (Indonesia Racing Gresini). Dua pembalap ini terjatuh pada tikungan pertama 3 lap jelang finis.

Jeremy Alcoba menabrak bagian belakang Darryn Binder dan terjatuh, namun motornya mengenai John McPhee sehingga dia juga ikut tersungkur. Namun reaksi pembalap asal Skotlandia tersebut begitu berlebihan.

SSS Racing

Terjadi serangan hingga tendangan dari Jonh McPhee terhadap Alcoba. “Saya membiarkan emosi saya menguasai saya di Qatar, setelah terpancing untuk kedua kalinya berturut-turut karena kesalahan pembalap lain,” kata John McPhee dilansir dari GP-Inside.

Alhasil, race direction memutuskan pinalti untuk kedua pembalap ini. Hukuman tersebut berlaku untuk seri berikutnya di Grand Prix Portugis pada 18 April mendatang. John McPhee didenda 1.000 euro dan akan start dari pit lane dengan penalti 10 detik, sementara Jeremy Alcoba pinalti 5 detik dari pit lane.

“Saya harus meminta maaf atas perilaku saya, saya tidak bereaksi dengan baik atas kejadian tersebut. Ini adalah olahraga yang memacu adrenalin, dengan bahaya yang konstan dan nyata; Mengambil sepeda pesaing di atas kepala menghasilkan respons yang tidak seperti saya dan saya ingin meminta maaf kepada para penggemar, tim saya, Petronas, dan mitra kami. Saya menerima penalti dan akan pergi ke Portimao dengan fokus pada pekerjaan yang ada,” ungkap John McPhee.

“Saya harus mulai dari pitlane + 5 detik, semua ini karena pilot lain mengira saya melakukannya, menjatuhkan (sengaja), mendatangi saya, menangkap saya dan menendang (buah pelir) saya. Tapi hei, kami akan mencoba belajar dari kesalahan dan bekerja untuk menang,” tutup Jeremy Alcoba.

GM-helm PARD