Strategi Pergantian Motor Yang Terlambat, Buat Jorge Lorenzo Gagal Meraih Podium

Jorge Lorenzo harus finish di urutan ke-15, setelah tim telat persiapkan motor keduanya | Foto: Crash

BalapMotor.Net – Jorge Lorenzo akhirnya harus menghadapi balapan flag-to-flag di akhir pekan ini. Semuanya berjalan dengan baik pada awal ketika start, namun pada akhirnya kesalahan dilakukan saat akan pergantian motor kedua, dimana tim terlambat untuk mempersiapkannya, membuat Jorge Lorenzo gagal meraih podium.

Melihat kondisi trek yang berubah, membuat Ducati bereaksi cepat karena Jorge Lorenzo sedang memimpin jalannya balapan. Sayang, saat Jorge Lorenzo sudah siap untuk mengganti motor justru tim telat mempersiapkan motor keduanya. Dan setelah kembali melanjutkan balapan, akhirnya Lorenzo harus melorot ke posisi 19.

“Saya pikir masalah utamanya adalah soal keterlambatan dalam keputusn untuk menyiapkan motor kedua yang dipersiapkan untuk hadapi kondisi kering,” katanya. “Keterlambatan ini menciptakan masalah yang kita hadapi di pit lane. Ini membantu Marquez memafaatkannya, karena mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang,” kata Jorge Lorenzo.

SSS Racing

Pembalap Ducati yang satu ini pun frustasi mengingat hanya berhasil finish di urutan ke-15, setelah babak kualifikasi yang cukup dengan start dari posisi keenam. Dan dalam kondisi yang basah pun Lorenzo menyatakan kalau dirinya punya modal buat meraih kemenangan perdananya bersama Ducati.

“Hari ini adalah hari dan situasi yang sempurna untuk bisa meraih kemenangan untuk Ducati. Saya tidak berpikir berlebihan, saya selalu katakan yang sebenarnya. Motor ini memberikan kepercayaan diri bahwa dalam kondisi apapun. Saya benar-benar sangat cepat. Tetapi kami belum beruntung dalam 40 menit saat trek mengering,” tambah Lorenzo.

Jorge Lorenzo pun harus puas dengan hanya finish di urutan ke-15, kondisi ini membuat Lorenzo lagi-lagi gagal naik podium. Mengawali balapan pertama di paruh kedua musim ini dengan hasil yang kurang baik, semakin menambah panjang raihan negatif Jorge Lorenzo bersama dengan Ducati di musim pertamanya. [Deni]

GM-helm PARD