Soal Gelar Juara Dunia, Ducati Masih Yakin Dovi Mampu Kalahkan Marquez

soal-gelar-juara-dunia-ducati-masih-yakin-dovi-mampu-kalahkan-marquez
Ducati masih yakin dengan Dovi mampu kalahkan Marc Marquez di MotoGP musim ini | Foto: autosport
Yamaha

BalapMotor.Net – Ducati ngotot masih bisa kalahkan Marc Marquez dan Honda untuk MotoGP musim ini, pabrikan Italia ini yakin kalau pembalap andalan mereka Andrea Dovizioso bisa salip perolehan poin Marc Marquez yang berada di puncak klasemen sementara.

Marc Marquez memang berhasil menang di GP Aragon (24/9) lalu, namun bukan berarti Dovizioso sudah kalah dalam kejuaraan MotoGP musim ini meski hanya mampu finish di urutan ketujuh, kini Dovi punya selisih 16 poin, dan itu masih mungkin untuk dikejar. Meski begitu Gigi Dall’Igna selaku Sporting General Manager Ducati menganggap kalau Marquez adalah pembalap yang gigih dan berani ambil risiko.

“Marc adalah pembalap yang berani ambil risiko, dan hanya menginginkan sebuah hasil. Akan jadi sulit jika berurusan dengan pembalap seperti ini. Padahal jika dilihat dia memiliki banyak margin, tetapi dia berani ambil risiko. Seseorang yang membuat begitu banyak kesalahan selalu berusaha untuk mencapai batas,” kata Dall’Igna kepada Gazzetta dello Sport.

Dall’Igna yakin Aragon hanyalah tempat yang lemah bagi timnya. “Kami tak kalah dalam balapan di hari Minggu. Saya tetap yakin bahwa kita akan berbicara banyak setelah ini hingga seri terakhir. Kami tahu balapan di Aragon sulit bagi Andrea dan motornya, hal ini juga membuat bahwa kehilangan waktu di sesi Jumat lebih penting daripada harus kehilangan semuanya,” papar Dall’Igna.

Dovizioso menegaskan bahwa tertinggal 16 poin dari Marc Marquez bukanlah drama, karena Dovi punya keyakinan dapat raih poin maksimal di empat balapan yang tersisa pada musim ini. GP Aragon kemarin Dovi berjuang untuk raih tiga poin, hal itu karena trek ini bukanlah panggung bagi Desmosedici GP.

“Tikungan ke-10 tajam, dan tikungan ke-15 membutuhkan akselerasi, terutama wheelie, saya kehilangan banyak. Saya alami masalah itu, saat race berlangsung setiap pembalap tidak bisa langsung mendorong melainkan harus mencari waktu agar ban bertahan lama. Saya terlalu dini untuk habiskan ban, akhirnya saya tak bisa cepat di 10 terakhir,” papar Dovizioso. [Deni]

SSS Racing GM-helm