Scott Redding Terima Kenyataan Karier MotoGP Sudah Berakhir, Tetapi Masih Punya Hasrat Bisa Kembali Ke MotoGP

scott-redding-terima-kenyataan-karier-motogp-sudah-berakhir-tetapi-masih-punya-hasrat-bisa-kembali-ke-motogp
Scott Redding terima kenyataan kariernya di MotoGP sudah berakhir | Foto: autosport
Yamaha Bpro Racing

BalapMotor.Net – Scott Redding harus menerima kenyataan bahwa kariernya di MotoGP sudah berakhir, karena tak kunjung mendapat tawaran dari tim yang akan turun di MotoGP musim depan. Keputusan Aprilia menggaet Andrea Iannone dan akan menjadi tandem bagi Aleix Espargaro musim depan, membuat Redding tak punya kesempatan bertahan. Sempat dapat tawaran test rider, namun pinangan itu diambil Smith.

“Saya akan mendoakan dia (Smith) semoga beruntung. Ini tak mudah, tetapi ada tim yang bagus di belakang dan apa yang ingin mereka capai, mereka bekerja untuk itu, tidak pernah ada keraguan. Saya punya banyak pilihan, saya harus buat keputusan yang tepat. Saya harus pikirkan matang-matang masa depan saya, untuk bisa menang lagi. Saya harus pikirkan langkah kecil, kemudian mencari cara untuk maju lagi. Jadi, saya punya opsi menarik dan pastinya bagus,” ujar Redding.

scott-redding-terima-kenyataan-karier-motogp-sudah-berakhir-tetapi-masih-punya-hasrat-bisa-kembali-ke-motogp
Redding masih berhasrat kembali ke MotoGP | Foto: autosport

Ditanya apakah ada peluang kembali ke MotoGP pada 2020, Redding menjawab: “Jujur ada terlalu banyak pembalap muda yang datang. Setiap tahun ada dua atau tiga pembalap muda yang naik kelas ke MotoGP. Waktu saya kini sudah berakhir, sudah selesai, saya harus menerimanya dan melanjutkan ke arah lain,” ujar Redding.

Redding belum memutuskan destinasi selanjutnya, namun dirinya mendapatkan beberapa tawaran dari WSBK, BSB dan ada juga tawaran dari Moto2. Ia juga mengatakan, tak sama sekali marah kepada Aprilia atas ucapannya yang menyebut motor RS-GP sebagai sampah usai MotoGP Austria – kemarahan yang dianggap Redding tidak berbuah kesempatan untuk tetap bertahan dalam peran penguji.

“Apa yang terjadi di Austria tidaklah membantu saya, tetapi pada akhirnya kami berdiskusi, saya jelaskan. Itu tidak melawan saya sama sekali. Mungkin saya terlalu lama buat keputusan, tapi saya tidak terburu-buru berpikir karier saya sudah berakhir. Saya harus melakukan apa yang benar bagi saya di masa depan dan menjadi test rider bukanlah prioritas saya. Saya pikir Anda bertanya kepada siapa pun mereka akan setuju,” papar Redding

“Anda berusia 25 tahun. Anda memiliki banyak talenta, (tapi) kenapa menjadi test rider? Itu adalah opsi, saya ingin melakukannya dan memiliki kesempatan kembali ke MotoGP, tetapi bagaimana mungkin saya kembali ke MotoGP? Jika saya tidak menyelesaikan balapan dan tidak melakukan apapun. Saya hanya inign balapan,” tambahnya. [DK]

SSS Racing GM-helm