Rossi Puji Peningkatan Suzuki, Sinyal Bahaya Buat Yamaha Nih!

rossi-puji-peningkatan-suzuki-sinyal-bahaya-buat-yamaha-nih
Rossi puji peningkatan Suzuki | Foto: Crash
Yamaha

BalapMotor.Net – Valentino Rossi puji Suzuki yang terus alami peningkatan, ini dianggap sebagai hal yang luar biasa. Meski gagal podium, Rins dengan GSX-RR dinilai sudah mampu kompetitif sejak balapan pertama, sinyal bahaya buat Yamaha.

The Doctor kritik Yamaha usai balapan di MotoGP Qatar, anggap permasalahannya masih sama seperti musim kemarin, yaitu di bagian grip dan traksi belakang di bawah akselerasi. Rossi ingin Yamaha bisa mencontoh Suzuki yang sudah mengalami banyak peningkatan sejak tes musim dingin.

Penampilan Rossi pada race MotoGP Qatar sebenarnya tak terlalu buruk, meski harus start dari posisi belakang, ia mampu berada di rombongan terdepan. Bahkan, Rossi yakin bisa bersaing dengan Cal Crutchlow untuk memperebutkan posisi podium ketiga. Namun, lajunya terhalang oleh Alex Rins yang berada persis di depannya.

Rossi sebut penampilan kedua pembalap Suzuki di Qatar benar-benar merepotkan, bahkan sang rookie Joan Mir mampu ikut bersaing di rombongan depan. Alhasil, Rossi gagal podium di Qatar. Sementara Rins finis keempat, rekan setimnya Mir finis kedelapan.

“Saya senang karena ini adalah balapan yang bagus, tetapi masalahnya kami berada di belakang Ducati, Honda, satelit Honda, juga Suzuki. Apalagi Suzuki sudah lebih kuat di sini. Cal tampil kuat di sini musim lalu, meskipun saya yakin bisa mengalahkannya. Kurang lebih saya berada di level yang sama dengan Cal di sini, tetapi yang menjadi catatan adalah Suzuki terus mengalami peningkatan,” ungkap Valentino Rossi dikutip dari laman crash.net.

Pembalap yang kini sudah menginjak usia 40 tahun lebih lanjut menjelaskan, permasalahan klasik Yamaha belum benar-benar tuntas. Meski finis kelima adalah posisi yang terbaik, yang bisa diraih pada balapan pembuka.

“Mungkin saja itu benar, tetapi jika Anda memulai balapan di posisi lebih depan, itu akan semakin mudah. Pada akhir balapan, kurang lebih yang saya lakukan sama seperti musim kemarin, saya start dari belakang, dan berhasil berada di rombongan depan. Masalah yang kami hadapi disini juga kurang lebih sama dengan musim 2018. Saya terkejut saat tak punya feeling yang bagus sepanjang latihan, perbedaannya terletak di sini,” papar The Doctor. [DK]

GM-helm SSS Racing