Rossi Katakan Terus Berambisi Raih Gelar Juara Adalah Hal Bodoh, Ini Alasannya

Rossi Katakan Terus Berambisi Raih Gelar Juara Adalah Hal Bodoh, Ini Alasannya

BalapMotor.Net – Yamaha menghadapi MotoGP 2017 memulai semuanya dengan bagus, bahkan The Doctor awalnya optimis mampu berbicara banyak di musim ini setelah musim lalu yang terbilang lebih sulit, Rossi pun awalnya optimis soal meraih gelar juara dunia.

Namun, saat menghadapi paruh kedua musim ini Yamaha terlihat bermasalah, apalagi saat menghadapi GP Austria, Valentino Rossi harus terseok-seok untuk bersaing di barisan depan, tak heran hanya mampu finish di urutan ketujuh. Hasil ini tentu membuat raihan poin Rossi semakin tertinggal, kini jaraknya dengan pimpinan klasemen sementara Marc Marquez menjadi 33 poin.

“Bukanlah hal yang pas untuk terus berpikir gelar juara dunia saat Anda hanya bisa finish di urutan ketujuh. Pertama, Anda harus berusaha untuk tampil kompetiti. Kita lihat Zarco yang mampu mengalahkan saya dan Maverick, tetapi jika saya finish sama seperti dia, saya tidak bahagia,” kata The Doctor.

SSS Racing

“Saya melakukan setengah race dengan terus membuntuti Honda dan Ducati, sebelum pada akhirnya setengah race selanjutnya saya bersaing dengan duo Yamaha yang lain, Vinales dan Zarco. Saya melihat banyak masalah, terutama akselerasi. Yang harus kita pikirkan, lebih dari sekedar kalahkan Zarco, tetapi memikirkan bagaimana caranya untuk bisa kalahkan Honda dan Ducati,” tambahnya.

Menghadapi paruh kedua musim ini, Yamaha sebenarnya telah melakukan sejumlah perbaikan termasuk mendatangkan sasis baru, namun Rossi katakan itu bukan solusi yang tepat. Rossi bersikeras bantuan dari Yamaha Jepang yang akan jadi solusi.

“Kita harus dapatkan bantuan dari Jepang. Jujur kita harus melakukan balapan lain, saya tidak tahu apa yang harus diubah, kita lebih lakukan segalanya tetapi masalah ini belum terpecahkan. Jadi, saya tidak berpikir solusinya ada di dalam kotak,” papar Rossi.

Rossi berharap lebih di Silverstone, dan Yamaha harus segera berbenah sebelum akhir Agustus. “Di Brno saya cepat, tetapi saya gagal naik podium saat balapan flag-to-flag. Mungkin saat balapan di Silverstone akan lebih dari Brno, dan motor kita akan cepat,” tutup Rossi. [Deni]

GM-helm PARD