Regenerasi Terlalu Cepat di MotoGP, Efek Cari Marquez Baru?

Marc Marquez baru sampai saat ini belum muncul | Foto : MotoGP

BalapMotor.Net – Pada beberapa tahun ini, pada kelas premier MotoGP terlihat adanya regenerasi yang cukup cepat dimana banyak rider muda berbakat yang dipromosikan pada kelas ini.

Dengan ini, banyak juga rider yang sebenarnya masih dalam usia produktif tersingkir dari kelas para raja ini. Apakah ini merupakan efek mencari Marc Marquez baru. Kita ketahui bahwa Marc Marquez merupakan rider muda yang mampu meraih gelar juara dunia sebanyak 6 kali.

Sejak musim pertamanya tarung di kelas premier MotoGP pada 2013, Marc hanya melewatkan gelar pada musim 2015 dan 2020. Pada 2015 Marc harus merelakan gelar juara dunia kepada Jorge Lorenzo. Sementara pada 2020 Marc mengalami cedera dan absen.

Scott Redding pada musim terakhirnya di MotoGP tepatnya musim 2018, padahal usianya saat itu 25 tahun.
SSS Racing

Banyak rider muda yang lantas dipromosikan pada kelas MotoGP tentunya guna melawan Marc Marquez. Sebut saja Jack Miller yang dinaikan dari Moto3 langsung ke MotoGP pada 2015 tanpa tempur di Moto2.

Lanjut lagi ada nama Scott Redding pada 2014, Maverick Vinales dan Joan Mir yang hanya 1 musim saja di Moto2 juga di tarik ke MotoGP, padahal mereka belum meraih gelar juara dunia pada kelas Moto2.

Selain itu ada banyak pembalap muda lainnya yang cepat dinaikan ke kelas MotoGP dan membuat setiap musimnya selalu ada lebih dari 1 rookie di MotoGP.Pada musim 2021 ini saja ada beberapa rookie seperti Jorge Martin, Enea Bastianini dan Luca Marini.

Smith Terus Nyaman Bersama RC16, Siap Berikan Kejutan di GP Aragon
Smith pada musim 2018 (musim terakhir) sebelum out. Usianya saat itu 28 tahun | Foto: Crash

Untuk generasi pembalap tua sendiri pada musim 2021 ini hanya ada nama Valentino Rossi yang usianya 42 tahun. Selebihnya paling tua adalah berusia 31 tahun yaitu Aleix Espargaro dan Johann Zarco.

Jadi jika ada pembalap yang terlihat berpotensi, maka langsung ditarik ke kelas MotoGP. Kabar terakhir adalah dimana Raul Fernandez dan Remy Gardner yang ditarik oleh tim Tech3 KTM Factory Racing musim depan. Mereka berdua tentunya menyingkirkan Danillo Petrucci dan Iker Leucona. Oh iya, Iker Leucona juga pembalap yang cepat dinaikan ke kelas MotoGP.

Bradley Smith, salah satu rider di usia produktif yang tersingkir oleh rookie pernah berbicara mengenai hal ini. “Semua pabrikan mencari Marc Marquez baru. Tapi Marquez baru tidak ada,” ungkapnya.

Iker Lecuona harus rela out dari kelas MotoGP padahal usianya masih 21 tahun | Foto : MotoGP

Bradley Smith sendiri tersingkir pada musim 2019 dimana posisinya digantikan oleh Miguel Oliveira yang naik dari Moto2 saat itu. Oh iya Smith sendiri saat ini usianya masih 30 tahun, jadi waktu itu masih berusia 28 tahun yah gaes. Selain Bradley Smith, ada juga nama seperti Stefan Bradl, Scott Redding, Jonas Folger, Alvaro Bautista, Tito Rabat, dan bahkan Johann Zarco jika tak diselamatkan tim kelas bawah Avintia Ducati dia juga bakal tersingkir.

Ada banyak nama lainnya pembalap yang hanya naik ke kelas ini lalu pergi setelah tak mampu bersaing. Tentunya seperti Iker Leucona yang siap out pada musim depan, lalu pembalap Malaysia Hafizh Syahrin yang hanya dua musim, Sam Lowes. Intinya, saat ini regenerasi bergerak cepat di MotoGP tetapi memang belum ditemukan Marc Marquez baru.

GM-helm PARD