Marquez Minta Maaf, Akui Dari Awal Niat Buntutin Vinales

BalapMotor.Net – Marc Marquez mengakui kesalahannya yang telah ia buat kepada Maverick Vinales, hingga pembalap Monster Energy Yamaha itu marah-marah padanya saat akan masuk paddock.

Kejadian itu terjadi saat kualifikasi pertama (Q1) MotoGP di sirkuit Mugello. Marquez dan Vinales sama-sama berjuang untuk menjadi yang tercepat agar bisa lolos ke Q2. Namun taktik lebih bagus ditunjukan pembalap Repsol Honda.

Marquez berusaha terus membuntuti Vinales agar bisa meraih waktu yang bagus. “Setelah FP4 saya berkata kepada tim, saya tidak merasakan motornya, saya tidak merasakan apa-apa, hanya kami perlu mengikuti seseorang,” kata Marquez dilansir dari crash.net.

Marc Marquez | Foto: MotoGP
SSS Racing

“Kami memeriksa daftarnya, pria tercepat adalah Vinales, jadi kami memilihnya karena dia yang tercepat di Q1, tetapi jika itu pembalap lain kami akan memilih yang lain. Dan kemudian saya mengikutinya, itu adalah taktik karena itulah satu-satunya cara untuk meningkatkan diri,” lanjut juara dunia 8 kali itu.

“Untuk alasan tersebut, saya bertemu Maverick sebelum saya memasuki konferensi pers, dan pertama-tama saya minta maaf karena saya tahu itu tidak sepenuhnya adil, dan yang saya katakan adalah ‘Anda punya alasan untuk marah’. Saya bermain dalam batas tapi tetap berada dalam aturan,” jelas MM93.

Maverick Vinales yang akhirnya tidak lolos Q2 harus puas mengawali balapan hari ini di posisi ke-13. Sementara Marc Marquez akan start dari posisi 11.

GM-helm PARD