Marquez Akui Ktangguhan Brad Baker Di Ajang Superprestigio 2015

Marquez saat bersaing melawan Baker di ajang superprestigio

BalapMotor.Net – Spanyol kembali menjadi ajang perhelatan Superprestigio Dirt Track 2015 yang diadakan (12/12) di Palau Sant-Jordi, Barcelona. Laga ini di banjiri banyak pembalap ternama, tidak terkecuali mantan juara dunia MotoGP Marc Marquez. Namun pembalap Repsol Honda itu harus akui ketangguhan pembalap asal Amerika Brad Baker yang keluar menjadi juara pertama.

Dalam perheltan balapan di jalalan tanah, The Baby Alien julukan Marc Marquez harus puas di posisi kedua. Dirinya kalah cepat dengan Baker yang mampu menjadi yang tercepat pada perlombaan itu. Pada tahun lalu, pembalap Amerika itu alami cedera serius pada balapan. Namun pada tahun ini, dirinya mampu mulus menjadi yang tercepat pada ajang balap tahunan tersebut. Meski menjadi yang tercepat dan mampu mengungguli mantan juara dunia MotoGP, dirinya salut dengan ketangguhan pemuda 22 tahun tersebut. Sebelumnya Baker memandang Marquez adalah lawan utamanya.

Marquez dikalahkan Baker di ajang ini
Marquez dikalahkan Baker di ajang ini

“Pada tahun lalu, bahu saya patah dan siku. Namun ajang ini telah menjadi ajang yang menakjubkan. Bagi saya ini adalah rumah kedua, sebab saya bertemu dengan beberpa teman dengan nama besar di sini,” ujar Brad kepada halaman resmi MotoGP

SSS Racing

Lanjut sang juara,” Marquez tidak bisa di diamkan. Terlebih ini rumah dia akan menjadi liar di rumah,”

Lempar melempar pujian juga di tunjukan Marquez sebagai juara dua. Dirinya juga mengomentari sang juara Supertprestigip 2015. Dirinya juga sudah memprediksi bahwa pembalap asal Amerika adalah pembalap yang cukup tangguh. Dari kejuaraan ini, Marquez mendapat pembelajaran dan menjadi PR besar bagi rekan satu tim Dani Pedrosa tersebut.

Marquez Akui Ktangguhan Brad Baker Di Ajang Superprestigio 2015

“ Ini menjadi laga menakjubkan setiap tahunnya dan lebih besar. Ini bagus untuk jalur tanah di Spanyol. Saya tau pembalap AS menjadi pengendara yang berat untuk di lawan. Namun saya mencoba untuk menjadi yang terbaik di awal. Namun saya kehilangan kontak sebab enyalip pada kondisi trek yang terlalu sulit. Tapi saya akan terus belajar,” tutup Marquez. [ luvo ]

GM-helm PARD