Manajer Ducati Ternyata Memuji Penampilan Jonathan Rea di MotoGP Pada 2012

Aksi Jonathan Rea saat tarung di MotoGP Misano 2012 | Foto : MotoGP

BalapMotor.Net – Banyak yang meragukan kemampuan Jonathan Rea untuk bisa kompetitif di ajang MotoGP. Dua kali tampil sebagai pembalap pengganti di tim Repsol Honda pada 2012 menjadi alasan keraguan akan Rea.

Meski demikian, Jonathan Rea terbukti mampu superior di ajang WorldSBK. Buktinya, Rea 6 musim berturut menjadi juara dunia WorldSBK yaitu sejak 2015 hingga 2020, ini membuktikan kualitasnya.

SSS Racing

Tetapi, dua kali balapan di MotoGP yaitu saat seri San Marino dan Aragon pada 2012 dimana saat itu menjadi pengganti Casey Stoner, Rea hanya finish ke-8 dan ke-7. Hal tersebut yang membuat Rea diremehkan untuk bisa tarung di MotoGP.

Jonathan Rea. |Foto: Instagram Jonthan Rea

Menariknya, manajer balap Ducati yaitu Davide Tardozzi justru mengaku salut dengan penampilan Rea pada dua balapan MotoGP di 2012 tersebut. Hal ini menarik karena Tardozzi bukanlah siapa-siapa Rea, berbeda dengan komentar sebelumnya yang diutarakan oleh crew chief Rea di Kawasaki.

“Dia melakukannya dengan baik pada dua balapan MotoGP yang dia ikuti sebagai pengganti Casey Stoner. Dia Finish di 10 besar dua kali. Apalagi waktu itu Honda memberikan peringatan kepadanya untuk tidak jatuh,” ungkap Tardozzi.

“Menurut saya, penampilannya diremehkan di kedua balapan tersebut. Debut MotoGPnya sangat bagus. Kemudia dia pindah ke Kawasaki dan meraih banyak kemenangan,” tambah Davide Tardozzi yang dikutip penulis dari Speedweek.

Davide Tardozzi, manajer tim Ducati | Foto : GPOne

Saat ini sendiri memang kesempatan Rea untuk bisa kembali mencoba balap di MotoGP sangatlah sulit. Selain karena dia pembalap Kawasaki dan Kawasaki tak ikutan MotoGP, juga karena usianya yang saat ini sudah memasuki 34 tahun.

Tardozzi sendiri juga berharap bahwa para pembalapnya di WorldSBK mampu mengalahkan Rea.” Bagi saya, Jonathan adalah pembalap yang sangat baik. Dia cepat dan pintar. Kami berharap Redding, Rinaldi dan Daviez bisa mengalahkannya tahun ini,” terangnya.

GM-helm PARD