Lorenzo: Setim Dengan Marquez Mirip Saat Setim Dengan Rossi, Seperti De Javu

andrea-dovizioso-dibebani-ekspektasi-tinggi-wajib-usaha-ekstra-demi-gelar-juara
Lorenzo sebut setim dengan Marquez sama seperti dengan Rossi | Foto: Crash
Yamaha

BalapMotor.Net – Pada gelaran MotoGP 2019, Jorge Lorenzo akan berduet dengan Marc Marquez di Repsol Honda. X-Fuera sebut situasi ini sama seperti saat menjadi rekan setim Valentino Rossi di Yamaha kala itu.

Gabung bersama Yamaha di 2008, menjadi tandem seorang Rossi yang berstatus sebagai juara lima kali di kelas primer, bahkan pada 2009 Rossi berhasil meraih gelar juara dunianya yang keenam, sementara Lorenzo baru membangun reputasi dan belum mampu bersaing di barisan terdepan. Namun, Lorenzo berusaha untuk tak kalah pamor dari Rossi di Yamaha.

“Selama berkarier di MotoGP, saya sudah berbagi pit box dengan empat pembalap berbeda; pertama Valentino, kemudian Spies, lalu Dovi dan sekarang Marc. Situasi sekarang mirip ketika MotoGP 2008, ketika itu Valentino sedang di puncak kariernya,” ucap Jorge Lorenzo, dikutip dari laman crash.net.

“Dia tidak memenangkan (gelar) pada 2006 dan 2007, tetapi bersama dengan Yamaha dia berusaha terus untuk meraih gelar juara. Jadi kurang lebih sama situasinya seperti sekarang. Aku bergabung dengan sebuah tim baru dengan Marc, rekan setim yang sangat-sangat tangguh dan seorang juara dunia dan sangat memahami [Honda],” tambahnya.

lorenzo-setim-dengan-marquez-mirip-saat-setim-dengan-rossi-seperti-de-javu
Marquez sedang dipuncak kariernya | Foto: Crash

Usai hasil yang cukup rumit, pembalap 31 tahun itu tak bisa menolak tawaran dari Repsol Honda, dan menjadi tandem Marquez. Hal ini mengingatkan Lorenzo dengan sosok Rossi saat pertama kali berduet. Kala itu Rossi sedang di puncak kariernya, sama seperti Marquez sekarang.

“Sekarang beradaptasi dengan motor MotoGP sulit, seperti yang Anda lihat ketika saya dengan Ducati. Tentu tidak mudah (beralih ke motor lain) tetapi adaptasi saya bersama Honda terbilang baik, terbukti dengan hasil positif di tes Valencia dan Jerez, meskipun tidak sempurna,” papar Lorenzo.

“Marc pastinya punya keunggulan di beberapa area. Saya lihat dia adalah sosok yang fenomenal, saya harus banyak belajar darinya. Jadi, gabung dengan tim yang besar saya merasa bangga, tetapi saya mencoba tetap rendah hati, sedikit demi sedikit, saya mencoba segalanya untuk meraih hasil terbaik. Mari kita lihat bagaimana kelanjutannya,” lanjutnya.

SSS Racing GM-helm