KTM Tidak Gunakan Mesin Baru di GP Qatar

KTM tak gunakan mesin baru pada balapan Qatar | foto: motorsport

BalapMotor.Net – KTM dikabarkan tak menggunakan spesifikasi mesin terbarunya di balapan pembuka di Qatar, karena hasil tes pra-musim yang masih belum meyakinkan. Pabrikan asal Austria ini tak membawa mesin baru pada tes pra-musim di Qatar, yang seharusnya menjinakkan karakter liar dari motor RC16. Namun, hasilnya tak sesuai yang diharapkan.

Hasilnya tak memuaskan dengan pembalap utama KTM berada di posisi terbawah, Smith terpaut 2,021detik dari Vinales yang jadi tercepat pada tes hari terakhir di Qatar, hanya lebih cepat 0,120detik dari Espargaro.

Konfirmasi kepada Motorsport.com, Espargaro mengatakan kalau timnya tidak akan gunakan mesin baru pada balapan di Qatar nanti. KTM saat ini sedang kembali membangun mesin baru, tapi tidak akan tersedia hingga balapan Jerez pada Mei mendatang.

SSS Racing

“Mesin baru memberikan banyak informasi untuk mengembangkan mesin yang berbeda tentunya, yang jelas bukan itu yang akan kami gunakan saat balapan,” kata Espargaro. “Kami milik banyak ekspektasi terhadap mesin baru. Tetapi satu sisi ada kekurangan. Sisi positifnya, mesin baru memberikan kami masukan untuk membangun mesin baru lainnya. Tetapi membutuhkan waktu dan tidak akan ada dalam tiga balapan pertama,” tambahnya.

Masalahnya Pada Mesin-Software

Mantan pembalap Yamaha Tech3 akui bahwa KTM kesulitan membuat mesin baru berinteraksi dengan software Electronic Control Unit (ECU) Magneti Marelli. “Masalah kami adalah kami tidak melihat secara jelas bagaimana tenaga dikirimkan setelah membuka throttle,” terang Espargaro.

“Ada banyak cara kirimkan tenaga, banyak jalur berbeda pada kurva tenaga; dan kemudian data melintasi dengan traksi dan kontrol anti-wheelie. Ini berantakan, menurut engineer kami. Butuh waktu, karena Anda tak bisa melakukannya hanya dalam beberapa hari,” tambahnya.

“Ini kelas MotoGP, Anda tidak bisa balapan dengan mesin yang hebat saja, tapi juga cepat. Saya yakin semua baik-baik saja. Berapa lama? Saya tidak tahu, tapi pabrikan lain memiliki masalah sama dua tahun lalu, sekarang lihat hasilnya,” lanjut pembalap Spanyol. (Deni)

GM-helm PARD