Kekurangan Bakat, Jadi Penghambat Pembangunan Tim MotoGP KTM

KTM kekurangan bakat muda untuk pembangun tim MotoGP | foto: autosport

BalapMotor.Net – KTM merasa tak memiliki banyak bakat pembalap untuk program pembangunan MotoGP. Pabrikan asal Austria akan ikut dalam MotoGP 2017 dengan pembalap berbakat, seperti Bradley Smith dan Pol Espargaro, namun dari kelas Moto3 dan Moto2 dirasa tak ada yang bisa mereka orbitkan.

KTM ingin memilki pembalap muda yang ada di garasi untuk MotoGP musim-musim selanjutnya. Tim pabrikan yang debut di musim 2017, tak ingin instan dalam menentukan pembalapnya, perlu ada nama-nama pembalap muda, yang jadi kunci pembangunan sebuah tim balap dunia untuk bisa hasilkan prestasi.

“Ini tak seperti balapan F1 dimana kita bisa memilih orang-orang yang kita inginkan,” kata Paul Trevathan, kepala kru Espargaro. “Kami minim bakat, terutama di Eropa. Kami harus segera mencari bakat untu dilatih dan diberikan program dengan cara kami sendiri, itulah yang harus dilakukan KTM saat ini,” tambahnya.

SSS Racing

KTM yang baru ikut ambil bagian di ajang MotoGP setelah hanya fokus di kelas menengah, merasa perlu belajar untuk mengejar ketertinggalan mereka dari para kompetitor, apalagi KTM masih memiliki masalah pada motornya yang tak sedikit, dan tak banyak memiliki refrensi untuk memperbaiki itu.

Walau begitu, KTM tatap musim 2017 dengan penuh optimis dan motivasi tinggi, tetapi pabrikan Austria pasang target yang realistis. KTM raih hasil yang kurang memuaskan di debut balapnnya pada seri terakhir MotoGP di Valencia pada November lalu, dan memilik masalah serius.

“Proyek ini masih sangat muda, saya pikir sulit untuk raih capain tertinggi, karena ada begitu banyak orang baru, jadi kami harus mencoba terus berbenah. Tentu kami senang dengan apa yang dilakukan selama enam bulan ini, tetapi nyatanya yang kami raih masih belum maksimal, sekarang kai fokus untuk melakukan apa yang harus kami lakukan, dan bekerja dengan baik layaknya tim,” tegas Paul Trevathan. (Deni)

GM-helm PARD