Kalah Lagi dari Ducati, Jonathan Rea Tetap Puji Performa Kawasaki

kalah-lagi-dari-ducati-jonathan-rea-tetap-puji-performa-kawasaki
Rea puji performa Kawasaki di Aragon | Foto: Crash
Yamaha

BalapMotor.Net – Jonathan Rea lagi-lagi harus mengakui keunggulan Ducati di Race 2 WSBK Aragon, Minggu (07/4). Rea finis di posisi kedua, tertinggal jauh dari Bautista. Meski begitu, andalan Kawasaki ini tetap memuji performa ZX-10RR yang jadi tunggangannya. Rea anggap traksi dan ketika masuk tikungan ZX-10R sudah lebih baik.

Satu yang masih menjadi kekurangan ZX-10RR adalah soal top speed, yang membuat Rea selalu kalah dari Bautista kala berada di trek lurus. Ini menjadi hal yang mutlak harus diperbaiki, jika tak mau terus-terusa kalah dari mantan pembalap MotoGP. Rea tetap optimis, meski sudah kalah dalam tiga seri dari Bautista. Keduanya kini berjarak 39 poin di klasemen sementara WSBK musim ini.

Rea tetap senang dengan hasil yang diraih, berharap performa motornya di Assen lebih gahar lagi, apalagi pada balapan di Aragon akhir pekan lalu Leon juga sudah berhasil tembus posisi teratas, sehingga ada perbandingan data untuk temukan setting baru motor.

“Sepertinya motor kami benar-benar menciptakan banyak traksi ketika di tikungan panjang, yang positif. Saat masuk tikungan tidak terlalu buruk. Saya senang melihat Leon bisa berada di baris depan, karena kami bisa membandingkan data dengan lebih relevan dan kami akan menemukan setting yang pas untuk motor bersama-sama,” ungkap Runner Up Race 2 WSBK Aragon dikutip dari laman crash.net.

“Ini hari Minggu yang lebih keras dari yang saya harapkan, saya menjalankan strategi yang berbeda. Terutama saat sprint race, saya kehilangan banyak traksi di bagian belakang. Kami pikir itu jadi konsekuensi dari kami yang begitu cepat sejak awal,” tambahnya.

Rea lebih lanjut membeberkan dirinya sempat khawatir ketika Lowes dan Chaz Davies berusaha mengambil alih posisinya di posisi kedua, beruntung Leon datang untuk mengacau. Alhasil, Rea bisa manfaatkan situasi dan finis di posisi kedua.

“Selama balapan 18 lap saya memutuskan untuk lebih tenang di awal, tetapi ketika Lowes datang menyalip dia memiliki pace yang sama baiknya seperti Chaz Davies. Saya disitu mulai panik, karena saya berpikir orang-orang ini punya perlengkapan tambahan. Kemudian Leon datang, saya harus melangkah dan mengelola ban dengan baik. Bahasa tubuh saya berbeda jelang finis, saya benar-benar menundukkan kepala dan maksimalkan kekuatan kami,” papar Rea. [DK]

GM-helm SSS Racing