Jorge Lorenzo Masih Belum Nyaman Dengan Ducati Versi Terbaru, Hanya Mampu Tercepat Kesepuluh di Hari Kedua

jorge-lorenzo-masih-belum-nyaman-dengan-ducati-versi-terbaru-hanya-mampu-tercepat-kesepuluh-di-hari-kedua
Masih kurang nyaman dengan GP18, Lorenzo hanya tercepat ke-10 di hari kedua tes pra-musim MotoGP Thailand | Foto: autosport

BalapMotor.Net – Jorge Lorenzo mengatakan kalau dirinya masih merasa belum nyaman dengan Ducati GP18, alhasil hanya mampu menjadi tercepat kesepuluh di hari kedua (17/2) tes pra-musim MotoGP Thailand, dengan catatan waktu 1menit 30.729detik.

Penampilan Lorenzo di hari kedua ini memang tidak maksimal, karena motornya beberapa kali alami masalah, sehingga ia memiliki gap yang cukup jauh dengan para pembalap yang ada di depannya, bahkan berjarak +0.760detik dari Marquez yang berhasil catatkan waktut tercepat di hari kedua.

LENKA MiniGP SSS Racing

“Kami memiliki beberapa masalah di motor, pada pagi hari bermasalah dengan sasi. Kemudian saya putuskan untuk menggunakan motor kedua, hasilnya motor kembali alami masalah. Itu sebabnya mengapa saya lambat. Saya masih merasa tidak nyaman, meski motor ini baru saya jauh dari kata cepat. Saya kembali gunakan motor lain di sore hari, hasilnya buruk. Kita perlu memahami motor baru, karena punya poin positif tetapi juga negatif,” kata Jorge Lorenzo.

Berbeda dengan halnya saat tes di Sepang, Lorenzo mengatakan kalau motor Ducati 2018 lebih kompetitif dan pas dengan gaya balapannya. Andrea Dovizioso yang menjadi tercepat kesembilan tak sependapat dengan Lorenzo, dirinya merasa itu sudah hasil terbaik dan fairing baru dan sasis sudah menghasilkan kecepatan yang bagus, meski perlu adanya perbaikan.

“Saya senang dengan kecepatan yang kami tunjukkan, tetapi tetap saja kami harus bekerja dengan fairing dan sasis. Kami memiliki kesempatan untuk melakukan banyak pekerjaan hari ini, kami memahami fairing baru dan sasis yang sangat mirip dengan yang lama, tetapi sulit untuk memperbaiki masalah yang besar dengan mengganti sasis,” kata Dovi.

“Kami terus bekerja dengan detailnya. Untungnya, semua yang kami coba berhasil, tetapi kami belum mengerti dengan baik apakah lebih baik menggunakan yang baru atau justru yang lama, tapi bagaimanapun kecepatannya sangat bagus,” tambahnya. [Deni]

GM-helm VND Racing PARD