Ini Sebab Pecco Bagnaia Merosot Setelah Start Ulang

Francesco Bagnaia | Pic: MotoGP

BalapMotor.NetDalam Kejuaraan Dunia MotoGP putaran ke-10 Grand Prix Styria yang berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, Spielbreg, Austria (8/8) harus menjalani start dua kali. Itu hal yang membuat Francesco “Pecco” Bagnaia tidak meraih hasil terbaik.

Start pertama dalam tiga lap awal pembalap Ducati Lenovo Team itu begitu menjanjikan. Dia berhasil memimpin balapan, namun red flag dikibarkan akibat Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori terjatuh dan motornya terbakar di tengah lintasan.

Start kedua, Pecco justru merosot tajam. Dia sampai keluar dari posisi 10 besar. Seperti ada masalah dengan pembalap Italia itu. Apa yang salah setelah restart? “Saya tidak tahu,” jawab Francesco Bagnaia yang tampak kecewa dilansir dari speedweek.

Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team)
SSS Racing

“Pada awal pertama semuanya bekerja dengan sempurna, saya memiliki perasaan yang luar biasa baik. Kemudian bendera merah datang dan kami mulai lagi, sayangnya saya sangat cepat menyadari bahwa ban belakang tidak berfungsi sebaik yang pertama,” kata Bagnaia.

“Saya tidak ingin menyalahkan ban karena jika tidak, sepertinya saya mencari alasan, tetapi cukup jelas bahwa ada sesuatu yang tidak berfungsi di balapan kedua, satu-satunya hal yang berubah secara radikal adalah grip,” lanjutnya.

Bagnaia melintasi garis finis di tempat kesembilan, tetapi setelah itu ia mendapat tiga detik penalti karena melintasi batas lintasan. Akibatnya finis di posisi ke-11. Sekarang Pecco tertinggal 58 poin dari Fabio Quartararo (Monster Yamaha).

“47 poin sangat banyak. Sekarang ada lebih dari 50, yang membuatnya semakin sulit. Kami harus memaksimalkannya dan mencoba mengejar ketinggalan. Pasti akan sulit, bahkan jika kita selalu sampai di sana sebelum dia. Tapi tetap saja, kita harus berusaha,” pungkas murid VR46 itu.

GM-helm PARD